Nekat Gunakan Trawl Nelayan akan Ditindak

Pertemuan Nelayan Pulau Bai dengan Nelayan Tradisional Malabero diruangan Aula Sharma Kerta Mapolda Bengkulu.

KOTA BENGKULU – Wakapolda Bengkulu, Kombes Pol Budi Widjanarko menegaskan nelayan yang masih melaut menggunakan alat tangkap Trawl akan ditindak tegas.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi usai mediasi Nelayan Tradisional Pulau Bai dan Nelayan Malabero di ruang Aula Dharma Kerta, Kamis (8/3/2018) sekira pukul 10.30 Wib.

Tidak ada toleransi kalau masih melaut pakai trawl ya akan kita tindak tegas,” tegasnya.

Kemudian, lanjut Budi dari hasil pertemuan antara kedua belah pihak, semua nelayan sudah memahami bahwa alat tangkap Trawl dilarang dan siap menggantinya.

“Bagaimana masa transisi ini kita sudah cari solusinya tadi, yang pasti TNI, Polri di Bengkulu menginginkan situasi kondusif, apabila nanti ada lagi unjuk rasa seperti menutup jalan yang mengakibatkan kerugian negara kita tidak segan-segan menindak itu,” jelasnya.

Sementara itu, PLT Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Provinsi Bengkulu Ivan Syamsurizal mengungkapkan jika Nelayan yang ingin mengganti alat tangkap itu harus dimulai dari niat dalam hati.

“Jika memang mereka menolak untuk diganti ya kita nya susah. Seperti nelayan Trawl yang di mukomuko, ada sejumlah nelayan yang minta mengundurkan diri masuk dalam daftar nelayan yang akan diganti alat tangkapnya, seharusnya disini seperti itu juga,” katanya.

Baca Juga
Tinggalkan komen