Logo

Muhammadiyah Dirikan Sekolah di Australia

Foto bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Carateker Wali Kota Bengkulu, Rektor UMB dan keluarga Muhammadiyah

Foto bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Carateker Wali Kota Bengkulu, Rektor UMB dan keluarga Muhammadiyah

Foto bersama Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Carateker Wali Kota Bengkulu, Rektor UMB dan keluarga Muhammadiyah

BENGKULU – Tanggal 11 Februari mendatang,  pengurus pimpinan Muhammadiyah beserta 30 rektor universitas Muhammadiyah akan terbang ke Australia. Agenda ini untuk meresmikan sekolah Muhammadiyah pertama di luar negeri yaitu di negeri Kanguru, Australia.

Hal tersebut, dinilai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu,  Dr. Syaifullah, M.Ag sebagai suatu pengembangan eksistensi Muhammadiyah terkhusus di bidang pendidikan.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengembangkan eksistensi Muhammadiyah sampai ke luar negeri. Kita sudah punya lebih dari 15 jaringan di berbagai negara,” ujar Syaifullah, Selasa (31/1/2018), usai silahturahmi bersama Carateker Wali Kota, Budiman Ismaun di Balai Kota.

Lebih lanjut Syaifullah mengatakan, tidak hanya itu saja yang menjadi bukti perkembangan pendidikan ke Muhammadiyahan semakin jelas, karena dalam waktu dekat, pengurus Muhammadiyah pusat juga akan merintis Universitas Muhammadiyah Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Sekarang sedang dirintis Universitas Muhammadiyah Internasional di Malaysia, tanah dan gedung sudah di beli dan kita sedang merehab,” kata Syaifullah.

Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah,  Dr. Ari Anshori, MA menjelaskan, menurut dirinya, Muhammadiyah saat ini diminati banyak orang, seperti di Malaysia, Singapur, Jerman, Arab Saudi, India yang tergabung dalam PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah).

“Kami punya program internasionalisasi Muhammadiyah, dengan begitu, Generasi Muhammadiyah yang tersebar di penjuru dunia, bisa melahirkan nilai-nilai positif, dan membawa mereka dari erosi pengaruh yang tidak baik,” tutup Ari.