Menikah di Daerah Ini Antri

epala Kantor Kementerian Agama (kakan Kemenag) Kabupaten Seluma, Yasaroh Maksum. Foto Dedi
epala Kantor Kementerian Agama (kakan Kemenag) Kabupaten Seluma, Yasaroh Maksum. Foto Dedi

SELUMA, bengkulunews.co.id – Petugas penghulu di Kabupaten Seluma masih mengalami kekurangan. Sehingga jika ada jadwal pernikahan bersamaan pasangan yang akan menikah harus rela antri menunggu.

”Adakalanya petugas penghulu didatangkan dari KUA tetangga kecamatan, itu juga jika kebetulan jadwalnya sedang kosong,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (kakan Kemenag) Kabupaten Seluma, Yasaroh Maksum, Jumat, (10/11/2017).

Saat ini, sampai Yasaro, di daerah ini hanya ada lima orang. Idealnya masing-masing kecamatan harus memiliki tiga tenaga penghulu atau sebanyak 42 orang.

Penghulu, lanjut Yasaroh, pada dasarnya memang bertugas untuk menikahkan pasangan, tetapi sebagai ASN banyak tugas yang harus diemban penghulu. Seperti pemberian pengetahuan agama dan pemberdayaan keagamaan untuk masyarakat.

Latar belakang penghulu sendiri harus keluaran sarjana jurusan syariah. Setiap tahun Kankemenag Seluma mengusulkan penambahan tenaga penghulu itu, tetapi memang telah enam tahun pemerintah pusat belum ada penerimaan pegawai.

”Masih kekurangan 37 orang lagi. Sementara untuk KUA sendiri sudah terbentuk di 14 kecamatan,” jelas Yasaroh.

Selain kekurangan penghulu, di daerah ini juga masih kekurangan tenaga untuk staf. Dari enam seksi seharusnya ada 30 staf ASN, saat ini baru ada satu orang staf.

”Sehingga jika pekerjaan menumpuk harus lembur. Sementara untuk tenaga honor sebanyak 10 orang, termasuk petugas keamanan dan kebersihan,” tutup Yasaroh.

Baca Juga
Tinggalkan komen