
BENGKULU – Setelah hampir dua pekan mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), warga Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, kembali memenuhi SPBU Kompak di Desa Malakoni, Selasa (25/8/2026).
Antrean kendaraan bahkan mengular di sekitar SPBU setelah pasokan BBM tiba dan pelayanan kembali dibuka.
Camat Enggano Yopi Pardiansyah mengatakan, ramainya antrean merupakan dampak dari kembalinya pasokan setelah masyarakat cukup lama kesulitan mendapatkan BBM.
“Kalau kini sudah terurai. Karena BBM sampai dan SPBU buka, wajar warga langsung ramai antre,” kata Yopi melalui sambungan telepon.
Yopi menjelaskan, distribusi BBM ke Pulau Enggano masih bergantung pada kapal feri. Pengiriman tidak dilakukan setiap hari, melainkan hanya sekitar dua kali dalam sepekan.
Kondisi tersebut membuat pasokan BBM di Enggano rentan terganggu. Terlebih, kebutuhan masyarakat terus meningkat sementara distribusi masih bergantung pada jadwal kedatangan kapal.
Menurut Yopi, keterbatasan pasokan ini menjadi persoalan yang perlu segera dicarikan solusi agar kelangkaan BBM tidak kembali berulang di Pulau Enggano.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!