Logo

Bupati Ultimatum Pedagang Segera Kosongkan Pasar Tais

Bupati Seluma, Bundra Jaya dan Sekda. Seluma, Irihadi, didampingi Kadis Perindag, Mulyadi, berbelanja dan meninjau Pasar Harian Sembayat, Minggu (26/11/2017).

Bupati Seluma, Bundra Jaya dan Sekda. Seluma, Irihadi, didampingi Kadis Perindag, Mulyadi, berbelanja dan meninjau Pasar Harian Sembayat, Minggu (26/11/2017).

Bupati Seluma, Bundra Jaya (baju merah) dan Sekda Seluma, Irihadi, didampingi Kadis Perindag, Mulyadi, berbelanja dan meninjau Pasar Harian Sembayat, Minggu (26/11/2017).

SELUMA, bengkulunews.co.id – Bupati Seluma, Bundra Jaya, memberikan peringatan kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan di pasar mingguan Tais dan berpindah ke pasar harian Sembayat.

“Saya sudah lihat langsung kondisi pasar Sembayat, bagus dan layak digunakan,” kata Bupati Bundra Jaya, Minggu (26/11/2017).

Pada awalnya para pedagang pasar Tais diberikan kesempatan hingga akhir tahun 2017, tetapi setelah melihat langsung kondisi pasar harian Sembayat yang ramai dan bersih, timbul keinginan untuk segera merelokasi pedagang.

Pembangunan saat ini masih dominan menggunakan APBD, apalagi jika APBN sudah cair, akan lebih nyaman lagi. Jika masih kurang, kata Bupati, bangunan akan dibuat bertingkat.

Namun menurut Bupati saat ini pasar sudah cukup luas dan datar. Tinggal menata tempat dimana lokasi tempat berjualan sayur, pakaian, ikan, daging atau mangatur mana tempat basah dan kering.

“Akan kita integrasikan dengan terminal, karena idealnya pasar tidak jauh dari terminal,” tambah Bundra.

Sementara menurut Kadisperindagkop Kabupaten Seluma, Mulyadi, para pedagang tidak dibebankan sewa lapak dan kios, mereka tinggal masuk dan berjualan.

“Tempat sendiri sudah cukup luas, jika dirasa masih kurang akan dibuatkan bangunan sementara. Sambil menunggu bangunan permanen selesai,” imbuhnya.

“Target PAD sebesar Rp.60 juta dari Pasar Sembayat untuk tahun ini dihilangkan. Sehingga tidak ada pungutan yang dibebankan pada pedagang,” tutup Mulyadi.