Logo

Blangko e-KTP Hanya Ada 5000 Stok, Dukcapil Se Provinsi Bengkulu Diminta Hemat

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatan Sipil, Diah Irianti. Foto, Cindy/BN

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatan Sipil, Diah Irianti. Foto, Cindy/BN

BENGKULU – Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu, Diah Irianti mengatakan pihaknya hanya menerima 25 persen Blangko e-KTP dari 40 ribu permintaan.

Pembagian belangko tersebut mengalami penurunan dari 25 ribu belangko, mereka hanya menerima 5 ribu belangko saja.

“Karena emang kondisi stok belanko di pusat pun mulai menipis dan msih menunggu cetakan berikutnya,” kata Diah pada Bengkulunews.co.id Selasa (27/09/22).

Dari stok 5 ribu balngo terseBut pihak dukcapil telah menyuplai setidaknya 3 ribu belangko ke setiap daerah. Untuk mengantisipasi kekurangan belangko KTP dengan stok saat ini, Ia meminta dukcapil untuk mengutamakan masyarakat yang belum memiliki KTP.

“Kami sudah mengimbau kepada seluruh dukcapil Kabupaten Kota seProvinsi Bengkulu, agar bisa lebih hemat,” sambungnya.

Bagi masyarakat dengan kendala KTP rusak, dapat menggunakan digital ID. Digital ID sendiri merupakan aplikasi Identitas kependudukan yang mencakup semua data yang dibutuhkan. Seperti kartu keluarga, KTP anggota keluarga, Kartu vaksin dan data lainnya lengkap.

Namun aplikasi ini masih dalam masa percobahan dan hanya dapat diakses oleh pegawai ASN dan seluruh staff dukcapil se Indonesia.

“Dan kedepannya kita menggunakan ktp elctronic dan ada aplikasinya nanti. Loginnya menggunakan email prinadi, kami harap ini bisa membantu menghemat penggunaan belangkon,” demikian Diah.