Logo
Dempo Xler

Terindikasi Pungli, Gubernur Bengkulu: Saat itu juga saya copot

Gubernur Bengkulu memberikan sambutan saat acara pelantikan Kepsek SMA/SMK provinsi Bengkulu

Gubernur Bengkulu memberikan sambutan saat acara pelantikan Kepsek SMA/SMK provinsi Bengkulu

Gubernur Bengkulu memberikan sambutan saat acara pelantikan Kepsek SMA/SMK provinsi Bengkulu

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu akan menindak tegas dengan mencopot jabatan ketika ditemukan indikasi pungutan liar (Pungli) di instansi lingkungan Provinsi Bengkulu.

Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu Dr. H. Ridwan Mukti, MH, saat pelantikan 171 kepala sekolah se-Provinsi Bengkulu di gedung serba guna, Jum’at (3/3/2017) pagi.

“Saya akan copot jabatan anda saat itu juga ketika ada indikasi pungli di instansi yang anda pimpin,” kata Gubernur.

Ridwan Mukti mengatakan”Bengkulu yang Bersih” merupakan salah-satu program prioritas yang digaungkan oleh Pemprov Bengkulu dalam menuju Bengkulu “Wonderfull 2020”. Maka dari itu, kata RM (sapaan akrab Ridwan Mukti) pemerintah mengharamkan adanya pungli dalam bentuk apapun.

“Kami mengangkat kepala sekolah tanpa lobi, bayar atau setor, jadi tidak ada alasan bagi sekolah untuk melakukan pungutan,” ujarnya.

Dia menambahkan, sekolah adalah tempat menciptakan generasi yang mampu membangun provinsi ini, bukan tempat mengajarkan kecurangan yang akan ditiru ketika ada pejabat yang korupsi atau pungli.

“Jangan kalian ajarkan siswa kalian untuk melakukan pungli, sebab jika kalian lakukan pungli maka secara tidak langsung kalian ajarkan kepada mereka untuk melakukan pungli juga,” ungkapnya di atas podium.

RM menginginkan kepala sekolah mengajarkan generasi bangsa menjadi SDM yang mampu bersaing untuk mengahadapi era global dimasa datang.