Logo

Si Jago Merah Menggila, Rumah Warga Banjarsari Ludes Terbakar

Si Jago Merah Menggila, Rumah Warga Banjarsari Ludes Terbakar

MUKOMUKO – Tragis apa yang dialami Supri (43), warga Desa Banjarsari Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu. Bagaimana tidak rumah yang dihuninya beserta istri dan anaknya, Rabu pagi, (13/03/2024) ludes dilalap si jago merah.

Berdasarkan informasi dilapangkan, kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Yang mana saat kejadian, Supri berserta istri sedang berada dirumah. Sementara kedua anaknya sedang berada di Sekolah.

Berdasarkan keterangan Supri, dirinya baru mengetahui setelah tetangga sekitar meniraki jika api sudah memakan sebagian bengel mobil miliknya yang berada persis disamping rumahnya.

Mengetahui kejadian itu, korban supri beserta warga berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun nahas api yang begitu cepat melahap tumpukan solar, membuat warga panik dan mengambil tindakan dengan mengamani beberapa unit kendaraan roda empat yang saat itu teparkir dihalaman bengkel.

“Saya yang mengetahui hal itu segera menyelamatkan barang barang beharga, berupa berkas berkas penting dan beberapa lembar pakaian,” ujar Supri.

Lebih lanjut kata Supri, dirinya beserta warga berusaha melakukan pemadaman dengan dengan mesin stem, tapi alat tersebut tidak bisa dinyalahkan hingga api menyebar ke badan rumah dan melalap semuanya.

“Api begitu cepat, jadi kita tidak bisa berbuat banyak,” lanjutnya supri.

Akibat dari kejadian itu, kerugian yang dialami ditapsir mencapai angka ratusan juta rupiah.

Terpisah, Kepala Desa Banjarsari melalui Sekretaris Desa (Sekdes) yakni Ali mengatakan, diwaktu bersamaan pihak kecamatan beserta pihak kepolisian sudah melakukan kunjungan terhadap korban Supri dan keluarga. Sedangkan untuk pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) insyaallah juga akan melakukan kunjungan yang sama.

“Kabar ini sudah kita sampaikan ke pihak kabupaten. Sementara dari pihak desa menyiapakan sedikit bantuan terhadap korban, berupa bahan pokok makanan seperti, Indomie, beras, telur dan bahan makan lainya,” terang Ali.

“Ini hanya alakadarnya saja. Muda mudahan apa yang kami salurkan sedikit membantu korban dan keluarga,” pungkasnya.

Berkaca dari kejadian ini, sangat diharapkan kepada pemerintah daerah agar kiranya dapat memersiapakan Pos damkar di setiap wilayah kecamatan. Mengingat saat ini pos damkar tersebut baru terealisasi dibeberapa tempat saja yakni Kecamatan Ipuh Kecamatan, Penarik dan wilayah Ibukota Kabupaten.