Sambut Natal, Gereja di Bengkulu Usung Tema Cinta Tanah Air

Pastur Gereja St. Yohanes, Kelurahan Pasar Baru kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, Romo Julianus Sukamto, SCj.. Foto Alwin.
Pastur Gereja St. Yohanes, Kelurahan Pasar Baru kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, Romo Julianus Sukamto, SCj.. Foto Alwin.

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Jelang hari raya Natal, Gereja di Bengkulu mulai melakukan sejumlah persiapan. Diantara persiapan tekhnis seperti dekorasi gereja dan pernak-pernik natal hingga tema yang akan diusung.

Untuk tema, Gereja Katolik di Indonesia sepakat untuk mengusung tema Cinta Tanah Air. Seperti yang diungkapkan, Pastur Gereja St. Yohanes, Kelurahan Pasar Baru kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, Romo Julianus Sukamto, SCj.

Disampaikan Romo Julianus, tema Cinta Tanah Air disepakati oleh Gereja-gereja di Indonesia untuk menjadi tema perayaan Natal pada 25 Desember 2017 mendatang.

Menurutnya, tema ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta tanah air pada masyarakat Indonesia khususnya umat Katolik.

“Setiap tahun kita temanya beda, sesuai dengan kondisi gereja, lingkungan dan masyarakat sekitar. Kali ini temanya cinta tanah air, jadi sebagai orang Katolik kita diajak untuk mencintai tanah air ini lebih dari biasanya,” ungkap Romo Julianus, Senin (18/12/2017).

Ia menjelaskan, tema tersebut merupakan terjemahan secara tersurat dari tema nasional yang telah disepakati, yakni “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu (Kolose 3:15).

Tema ini, katanya, membawa pesan untuk mengajak pada kedamaian dan kesejahteraan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia.

“Saat damai menjadi milikku, maka aku akan berdamai dengan orang lain, itu yang dimaksud dalam tema cinta tanah airnya, nanti dalam pesan natal itu yang disampaikan,” ucapnya.

Saat ini, dalam rangka menyambut Natal, Gereja-gereja tengah melaksanakan masa Adven atau masa kedatangan. Masa ini dilaksanakan selama empat pekan hingga sehari jelang natal. Sementara persiapan tekhnis, seperti pohon natal dan dekorasi lainnya, terlihat masih dalam pengerjaan.

“Sudah ada tenda, pohon natal dan lain-lain masih dikerjakan,” tutup Romo Julianus.

Baca Juga
Tinggalkan komen