Pusat Kuliner Sepi, Kusmito : PR Dinas Pariwisata

KOTA BENGKULU – Pusat Kuliner Pantai Panjang, yang baru beberapa bulan diresmikan oleh mantan wali kota Bengkulu, Helmi Hasan, kini tampak sepi dan lengang.

Tidak banyak pengunjung yang datang ke lokasi tersebut, walaupun di samping pusat kuliner, pemerintahan juga membangun mesjid Al-Hafizh sebagai tambahan fasilitas ibadah untuk para pengunjung.

Menanggapi hal ini, anggota komisi III DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan berpendapat, kurangnya partisipasi masyarakat untuk berkunjung ke pusat kuliner menjadi sebuah PR besar untuk Dinas Pariwisata Kota Bengkulu.

“Ini perlu menjadi perhatian dinas pariwisata, bagaimana cara memancing pengunjung untuk berkunjung kesana, bangunan nya sudah bagus, jadi sayang jika tidak beroperasi dengan baik” ujar Kusmito.

Selain itu, lanjut kusmito, untuk menarik pengunjung, perlu di adakan beberapa kegiatan dan penambahan fasilitas agar pusat kuliner tersebut tidak terkesan membosankan.

“Misal perlu di pancing dengan penambahan sarana permainan anak-anak, kemudian bisa saja berkordinasi dengan organisasi pedagang sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan wisata pantai,”  jelasnya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga bisa menggelar beberapa acara, sebagai trik lanjutan, seperti acara musik anak muda dan lain sebagainya.

“Bisa juga di pancing dengan kegiatan-kegiatan yang secara tidak langsung memancing pengunjung, contoh acara musik untuk anak muda, atau bazar dan lain sebagai nya,” imbuh Kusmito.

Walaupun demikian, Kusmito memaklumi jika pusat kuliner tersebut masih sepi, karena pembangunan nya masih dalam hitungan bulan sehingga memerlukan waktu.

“Kita memaklumi, karena itu baru, biasa nya memerlukan waktu, tetapi perlu juga sosialisasi, jadi di beritahukan kepada warga kota bahwa kita punya tempat kuliner alternatif, jadi sekarang kita memaklumi,” tutup Kusmito.

Baca Juga
Tinggalkan komen