Pil Ekstasi yang Didapat BNNP Bengkulu Didalam Paket Berisi Pempek Dimusnahkan

BENGKULU – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu memusnahkan barang bukti narkoba jenis ekstasi sebanyak 180 butir, Rabu (02/11) pagi.

Pemusnahan sejumlah BB itu dilakukan dengan cara diblender serta dicampur bubuk rinso dan dikubur di halaman kantor BNNP Bengkulu. Sisa BB lagi disimpan untuk barang bukti di persidangan.

Pemusnahan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BNNP Bengkulu, Brigjen Pol Tjatur Abrianto dan disaksikan oleh pihak Kejati Bengkulu, Ketua Rt setempat, pegawai BPOM Bengkulu dan tersangka.

“Ini langkah awal kita untuk memberantas peredaran narkotika. Jadi agar bb ini tidak disalahgunakan kita musnahkan langsung,” kata Kepala BNNP, Brigjen Pol Tjatur Abrianto.

Barang bukti narkoba jenis ekstasi ini merupakan hasil tangkapan tim pemberantasan BNNP Bengkulu terhadap tersangka Yasudar, warga desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu pada bulan Oktober kemarin.

Tersangka diketahui melakukan transaksi narkotika jenis ekstasi sebanyak 200 butir. Paket dikirim dari pihak lain melalui jasa titip travel. Paket tersebut diketahui diletak di dalam kardus pempek. Tersangka juga terpaksa dilumpuhkan oleh petugas lantaran mencoba melawan saat ditangkap.

“Penyelundupan narkotika jenis pil ekstasi yang berjumlah masing-masing 100 pil berwarna moca dengan logo kuda (Ferrari), dan 100 butir lagi dengan logo GC (Gucci), disembunyikan dalam paket pempek, ini modus si tersangka,” jelas Brigjen Pol Tjatur Abrianto.

Saat ini tersangka Yasudar masih mendekam di ruang sel tahanan kantor BNNP Bengkulu.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 subsidair pasal 112 ayat 1 undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal kurungan penjara seumur hidup, paling singkat 5 tahun.

Baca Juga
Tinggalkan komen