
Ilustrasi. AI Generated
Sektor jasa keuangan di Provinsi Bengkulu menunjukkan perkembangan positif sepanjang tahun 2025. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah investor pasar modal, pertumbuhan kinerja perbankan, serta penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha, khususnya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor saham di Bengkulu hingga Desember 2025 tercatat mencapai 48.551 Single Investor Identification (SID) atau tumbuh 46,19 persen secara tahunan. Sementara itu, jumlah investor reksa dana mencapai 93.400 SID, meningkat 43,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan jumlah investor, nilai transaksi saham di wilayah Bengkulu juga mengalami peningkatan signifikan. Total transaksi saham tercatat mencapai Rp855,09 miliar, meningkat 213,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp272,83 miliar.
Selain pasar modal, kinerja sektor perbankan di Bengkulu juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Secara agregat, total aset perbankan meningkat sebesar 6,38 persen secara tahunan, disertai dengan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 5,58 persen serta penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang naik 5,12 persen.
Namun demikian, penyaluran kredit di Bengkulu masih didominasi oleh kredit konsumsi yang mencapai 53 persen, sementara kredit produktif tercatat sebesar 47 persen, dengan 44 persen di antaranya disalurkan kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di sisi lain, program pembiayaan bagi pelaku usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga terus menunjukkan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Sepanjang tahun 2025, penyaluran KUR di Bengkulu tercatat mencapai Rp744 miliar kepada 11.278 debitur, khususnya pada sektor perdagangan dan eceran.
Upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan juga terus dilakukan. Sepanjang tahun 2025, OJK Provinsi Bengkulu telah melaksanakan 60 kegiatan edukasi keuangan dengan jumlah peserta mencapai 14.055 orang dari berbagai kalangan masyarakat.
Melalui berbagai program tersebut, sektor jasa keuangan di Bengkulu diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!