Logo

Hasil Kunker DPR RI Yang Akan Diperjuangkan Di Pusat

bengkulunews.co.id – Ada beberapa catatan hasil kunjungan kerja (Kunker) Anggota DPR RI Dapil Bengkulu yang akan diperjuangan ke pemerintah pusat. Seperti diungkapkan Anggota DPR RI Anarulita Muchtar.

Seperti tingkat kerawanan di Kawasan Lembak Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong. Mulai dari perampokan, pembunuhan dan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu yang mengatakan Binduriang menjadi daerah transit perdagangan Narkoba.

Lalu keluhan nelayan tradisional Kabupaten Seluma terhadap kapal ikan yang menggunakan trawl. Juga berdasarkan data dari BNN tentang peredaran narkoba melalui jalur laut yang disebabkan Polair jarang melakukan razia.

Kemudian kebutuhan akan industri pengolahan komoditi pertanian dan perkebunan, seperti kopi, sawit dan karet. “Agar terjadi peningkatan harga dan petani tidak dipermainkan tengkulak,” kata Anarulita.

Ana, sapaan akrab Anarulita menambahkan, akan menindaklanjuti rencana Pemda Bengkulu Utara mengenai pulau terluar di Provinsi Bengkulu, Pulau Enggano. Untuk menjadikannya sebagai wilayah tujuan wisata nasional bahkan internasional dan membangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus narkoba.

Selanjutnya, pemanfaatan air buangan PLTA Musi Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang agar dapat segera direalisasikan sebagai air baku yang dapat mensuplai kebutuhan warga di beberapa kabupaten di Provinsi Bengkulu, seperti Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara dan Seluam serta Kota Bengkulu.

Untuk sektor irigasi, Ana mengharapkan pengawasan ekstra dari Pemda, DPRD Provinsi dan stakeholder terkait karena pada dasarnya Bengkulu sudah menjadi lumbung beras.

“Provinsi Bengkulu juga perlu memikirkan kelanjutan rencana pembangunan Rel Kereta Api Pulau Baai, yang dapat menghubungkan antar kabupaten, bahkan provinsi,” demikian Ana. (126)