Logo

Demokrat Dukung Helmi, Edison : Yang Membelot Akan Disanksi

Ketua DPD Partai Demokrat Bengkulu, Edison Simbolon saat mengantarkan SK untuk pasangan Helmi-Dedi. Foto : Mahmud

KOTA BENGKULU – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, Edison Simbolon menegaskan, kader Demokrat yang tidak mengikuti instruksi akan dikenai sanksi. Pernyataan Edison ini dipicu oleh deklarasi kader DPD Partai Demokrat Kota Bengkulu, yang mendukung pasangan bakal calon wali kota, Linda-Mirza. Padahal, katanya, partai Demokrat, sesuai dengan perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sepakat untuk mendukung pasangan bakal calon wali kota, Helmi Hasan-Dedy Wahyudi.

”Yang dilakukan kemaren itu kita pastikan diluar partai, akan kita bawa keinternal partai sudah pasti akan kita beri sanksi,” tegas Edison, saat ditemui dikediaman Helmi Hasan, Rabu (10/1/2017).

Diterangkan Edison, DPD Partai Demokrat tidak memiliki wewenang untuk memutuskan siapa yang bakal diusung. Terlebih, keputusan tersebut hanya berasal dari jabatan setingkat sekretaris DPD. Sementara kebijakan untuk penentuan bakal calon harus melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

”Beliau itu kan sekretaris DPD, bagaimanapun yang mengeluarkan kebijakan itu DPC, bukan DPD, jadi kalau belum ada keputusan, petunjuk dan arahan dari ketua umum maka belum bisa berbuat dan itu sudah menjadi garis partai,” terangnya

”Dari tahapan yang kita lakukan, maka kita mengambil kesimpulan akan mengusung pasangan Helmi-Dedi untuk maju pada Pilwakot ini,” sambungnya.

Keputusan ini, kata Edison merupakan kesepakatan bersama, karena proses pengesahannya sangat dalam dan matang.

”Hari ini SK nya sudah ada, jadi 100 persen kita akan mengusung pasangan Helmi-Dedi,” tutupnya