Logo

Bronjong Amblas, Petani Khawatir Sawah Mereka

AMBLAS: Bronjong amblas di hulu Sungai Air Nasal Kaur (Foto, Dok. Darius)

AMBLAS: Bronjong amblas di hulu Sungai Air Nasal Kaur (Foto, Dok. Darius)

bengkulunews.co.id – Amblasnya bronjong di aliran hulu Sungai Air Nasal membuat petani setempat khawatir air sungai akan membanjiri areal persawahan mereka. Apalagi dengan kondisi saat ini, dimana hujan terus mengguyur kawasan tersebut.

Tokoh Masyarakat Desa Suku Tiga Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Sarkoni mengharapkan perhatian lebih dari pemerintah. Sebab warga di sini hidup turun menurun hanya mengandalkan hasil pertanian.

“Apabila bronjong yang amblas saat ini dibiarkan saja, kita khawatir jika hujan deras kembali mengguyur desa kami, maka bukan cuma areal persawahan dan pertanian kami saja yang kena dampaknya, desa kamipun akan kena bencana banjir,” tutur Sarkoni.

Ia melanjutkan, sebelumnya warga sangat bersyukur dengan adanya pembangunan bronjong sepanjang 412 meter tahun 2015 lalu. Itu sangat berpengaruh besar terhadap kelangsungan hidup warga yang mayoritas hidup sebagai petani.

“Bronjong yang dikerjakan PT Gana Mitra Mandiri ini sangat berpengaruh besar terhadap pengendalian banjir namun pemerintah daerah dan pusat belum sepenuhnya menyeluruh membuat penahan abrasi di hulu sungai hingga ke jembatan nasal,” tutup Sarkoni. (123)