Logo

Anggota TNI Terlibat Narkoba, Komandan Bakal Dipecat

bengkulunews.co.id – Serius dan komitmen perangi narkoba, tak hanya canangkan program namun semua pihak lakukan ‘gerakan’ berantas barang haram itu. Tak terkecuali, termasuk TNI. Hal ini disampaikan Danrem 041/Gamas Kolonel Inf. Fajar Budiman saat diskusi pada acara caffe morning di Aula Polda Bengkulu, Kamis (24/3)

“Kami sangat sepakat bersama semua lapisan masyarakat untuk perangi narkoba,” ungkapnya, dilanjutkan bahwa untuk lakukan hal itu bukan hanya dengan program-program, namun dengan gerakan nyata.

Dalam internal TNI, lanjut Komandan kelahiran Solo itu, ada ‘warning’ dari Panglima TNI untuk bersih-bersih dalam kesatuannya. Tak tanggung, ancaman pecat untuk Komandan dari kesatuan manapun, bila terbukti ada anggotanya terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Kami diberi waktu sampe dengan bulan Mei ini, jika ada anggota yang terlibat maka komandan nya yang dipecat,” terangnya.

Selain aktif melakukan pemberantasan narkoba diberbagai daerah dalam Provinsi Bengkulu, pihaknya juga lakukan pencegahan dalam internal Korem 041 Gamas. Bahkan saat didapati anggota terbukti mengkonsumsi narkoba, Danrem melaporkan berikut melampirkan permohonan pemecatan kepada anggotanya.

“Saya setuju analogi membersihkan harus dengan sapu yang bersih, kami selaku TNI mengapresi kegiatan seperti ini, Polisi TNI dan lapisan masyarakat berkomitmen perangi narkoba. Darurat Narkoba yang diserukan presiden RI, memang inilah kenyataannya,” kata Danrem 041/Gamas Kolonel Infantri Fajar Budiman, S.I.K

Saat itu digelar coffe morning dan diskusi bertajuk Perangi Korupsi dan Penyalahgunaan Narkoba oleh Kapolda Bengkulu. Hadir bersama, tokoh masyarakat, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Akademisi, dan Plt Sekda Provinsi Bengkulu. Serta insan pers dan aktivis muda Bengkulu juga perwakilan Mahasiswa.

“Ini salah satu kegiatan, intinya kita akan lakukan tindakan secara masif tentunya bersama semua lapisan masyarakat, untuk memerangi dan memberantas narkoba,” tutur Kapolda Bengkulu Brigjen Pol M Ghufron usai diskusi bersama.(122)