Logo

Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu yang Baru Bakal Bekonsep Underground

Tangkapan Layar. Google Earth

Tangkapan Layar. Google Earth

KOTA BENGKULU – Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Bengkulu, Agus S. Wijaya mengatkaan pembangunan Pusat Pemerintahan Baru di Kota Bengkulu berkonsepkan Instalasi Underground. Konsep ini akan menempatkan tiang-tiang listrik berada di bawah tanah.

“Rencana di Kota Baru kita akan Underground Instalasinya, jadi tidak ada lagi tiang-tiang listrik tapi kita konsep dulu semua instalasi di bawah tanah jadi tertutup,” jelas Agus pada Bengkulunews.co.id, Rabu (02/03/2022).

Agus menambahkan, pembangunan pusat pemerintahan yang disebut Kota Merah Putih ini akan mengambil lahan kurang lebih 100 hektare. Saat ini, lahan milik Pemkot Bengkulu tersedia seluas 18 hektare.

“Untuk lahan Kota itu kita punya seluas 18 hektar, tapi dikonsep RTRW-nya seluas 60 hektar nah kita membutuhkan kurang lebih 100 hektar lahan untuk pembangunan Kota Baru,” jelasnya.

Pembangunan ini nantinya akan berpusat di wilayah Pekan Sabtu yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma.

“Nah pembangunan diawali dari Pekan Sabtu kita bangun dulu pola untuk berendo baru nanti kita akan berkembang dari situ menyebar sampai perbatasan Seluma dan Perbatasan Bengkulu Tengah,” ungkapnya.

Sedangkan untuk anggaran Pembangunan Kota Baru Agus mengaku belum bisa memberitahu dikarnakan masih dalam penghitungan.

“Masih dihitung untuk anggaran tidak bisa kita beri tau, tapi untuk pengelolaan itukan kita buatkan Masjid sama Berendo dulu jadi kedepannya setelah Master Plannya Fix baru kita bisa tau berapa anggarannya nanti berapa nilainya seperti itu,” tambah Agus.

Agus juga menjelaskan untuk titik nol pengerjaan Kota Baru masih dikaji ulang mengingat masih ada syarat-syarat administrasi yang harus dipenuhi.

“Untuk titik nol belum mulai karna kita masih mengkaji ulang juga masih melengkapi dokumen-dokumentasi serta syarat-syarat Administrasi, jika persyaratan sudah lengkap dokumen kita tayang di UKPBJ gitu,” demikian Agus.