Penyebab dan Tanda Ikan Peliharaan Menderita Sakit

Penyebab dan Tanda Ikan Peliharaan Menderita Sakit

Ikan Peliharaan. Cindy/BN

Ikan merupakan jenis hewan yang tinggal dilautan, sungai bahkan danau. Ikan sendiri memiliki 27.000 ukuran dan jenis yang tersebar luas di perairan dunia.

Kebanyakan ikan dengan jenis tertentu oleh manusia dikonsumsi dan sebagian lagi dipelihara. Ada beberapa jenis ikan yang dapat dipelihara seperti KOI, koki, zebra dan lainnya.

Tentunya dalam memelihara ikan, anda harus memperhatikan betul kesehatannya. Pastikan memberi makan cukup dan menjaga air tetap bersih, karena ikan bisa sakit loh.

Lalu apa saja faktor yang menyebabkan ikan bisa sakit?

Salah satu karyawan Toko Abe Aquascape, Dodi (35) menuturkan banyak faktor yang menyebabkan ikan menjadi sakit.

Faktor tersebut bisa berupa air yang tidak bersih, kondisi lingkungan, keturunan, mikroorganisme dan adanya hewan parasite.

Hal tersebutlah yang menyebabkan ikan dapat terjangkit sakit, sedangkan jenis penyakitnyapun beragam. Umumnya ikan dapat terjangkit penyakit White Spot atau memutihnya daerah badan, sirip dan juga insang.

Biasanya penyakit White Spot ini disebabkan karena adanya parasit ditempat ikan berasal. White Spot sendiri dapat menyerang jika sistem pertahanan tubuh pada ikan melemah akibat kualitas air yang melebihi batas toleransi ikan.

Ikan yang sedang mengalami sakit menimbulkan tanda-tanda yang dapat kita rasakan, sehingga dapat segera melakukan tindakan lanjut. Selain itu akan timbul efek pada fisik, perubahan terebut merupakan pertanda bahwa ikan sedang sakit.

“Ikan itu indikator pertama aktivitas, jika dia mulai melemah maka gerakannya merendah dan interkasi pada tuannya berkurang,” kata Dodi pada Bengkulunews.co.id Rabu (30/11/22) siang.

Jika ikan anda memiliki tanda tersebut, lakukanlah penanganan secara cepat agar tidak menularkannya pada ikan lain.

Ia menjelaskan bahwa jika ikan sudah terlihat tidak sehat, maka hal pertama yang dapat dilakukan adalah memisahkan ikan terlebih dahulu dari kawanannya. Hal tersebut dilakukan jika dalam satu aquarium ada lebih dari satu ikan.

Kemudian ikan dapat dirawat dengan menggunakan obat khusus seperti memberikan garak ikan maupun garam Permanganas Kalicus (PK) untuk mensterilkan kolam maupun aquarium tempat ikan tinggal.

Dalam merawatan ikan membutuhkan waktu kurang lebih seminggu hingga sebulan, setelah itu jika kondisi membaik barulah ikan dapat kembali bergabung dengan kawanannya.

Dodi menyarankan agar para pemilik ikan benar-benar memperhatikan kualitas air, serta kebersihan dari aquarium tempat ikan tinggal. Agar terjauh dari bakteri yang dapat menyebabkan ikan mengalami sakit.

“Saran ya, kalau memelihara ikan medianya air. Harus ada filter, karena berpengaruh sama Kesehatan ikan. Kalau berani memelihara ikan, ya siap-siap repot,” demikian Dodi.

Baca Juga
Tinggalkan komen