Logo

Paripurna Istimewa Hari Kemerdekaan RI, Ini yang Disampaikan Presiden

BENGKULU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73, Kamis (16/08/2018). Dalam rapat tersebut terdapat dua agenda yaitu mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN tahun anggaran 2019.

Rapat Paripurna dihadiri oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Ketua DPRD Provinsi Ihsan Fajri, FKPD, Kepala Badan serta Kepala OPD di ruang lingkup Pemerintahan Provinsi Bengkulu. Dalam pidato Kenegaraan tersebut Presiden RI Joko Widodo menjelaskan masyarakat harus berbangga menjadi Warga Negara Indonesia.

“Kita harus bangga menjadi warga negara indonesia karena Indonesia adalah negara yang besar, kuat dan tahan banting, Indonesia adalah negara muslim terbesar, Indonesia adalah negara demokrasi terbesar keempat di Dunia,” ujar Jokowi

Dalam Pidato Kenegaraan ini, Jokowi juga memaparkan beberapa poin penting capaian Indonesia dan harapan yang ingin dicapainya yaitu pemberantasan narkoba, korupsi, reformasi agraria, pemangkasan suku bunga KUR, dan menggencarkan Lembaga Keuangan Bank Wakaf.

selain itu, Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa RAPBN Tahun 2019 merupakan Tahun Anggaran terakhir dalam Pemerintahannya.

“RAPBN Tahun 2019 merupakan tahun anggaran terakhir, ini merupakan salah satu cara menuntaskan janji kemerdekaan. Saya mengakui Kerja Nyata selama 4 tahun adalah hal yang tidak mudah, tantangan tidak mudah dilalui guna mendorong pembangunan Nasional,” jelasnya.

Berikut ini beberapa poin yang disampaikan saat Penyampaian Pengantar/keterangan Pemerintah Atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2019 yaitu :
Total Anggaran Belanja 2019 : 2439,7 T
Anggaran Pendidikan 2019 : 487,9 T
Target Capaian Siswa Penerima Bea Siswa : 20,1 Juta Siswa
Anggaran Kesehatan 2019 : 122 T
Dengan Jangkauan Jaminan Kesehatan 92,4 Juta Jiwa
Target PKH 2019 : 10 Juta Jiwa
25 Juta Sertifikat
Alokasi Anggaran Infrastruktur : 420, 5 T
Gaji ASN dan Pensiunan naik 5%.