Pameran Kecil di Pintu Benteng Malborough

Pameran Kecil di Pintu Benteng Malborough

Penjualan kerajinan kulit lantung dan cangkang kerang di depan pintu Benteng Marlborough. Foto, Gita/BN

BENGKULU – Sebagai salah satu destinasi wisata pilihan yang ramai dikunjungi, Benteng Malborough menjadi pilihan para pelaku UMKM untuk memamerkan hasil karya mereka untuk dilihat oleh wisatawan.

Ipal adalah salah satu pemilik usaha kerajinan mengatakan bahwa usahanya ini berfokus kepada kerajinan tangan, semua barang yang ia pamerkan ini merupakan hasil karya para pengerajin lokal.

Ia memulai usahanya sejak tahun 2016 dengan memproduksi kerajinannya sendiri yaitu kerajinan berbahan kulit kayu lantung, dan kerajinan cangkang kerang.

Di perayaan besar seperti libur tahun baru ini Ipal turut merasakan peningkatan penjualan karya-karyanya. Ia mengatakan ke untungannya berkembang hingga 5% dari biasanya.

“Untuk penjualan di akhir tahun ini lumayan meningkat, bisa sampai lima persen dari pendapatan biasanya,” ujarnya, kata Ipal, Senin (2/01/2022).

Ipal menjelaskan saat libur akhir tahun dan hari besar, ia mengadakan pameran di depan Benteng Malborough. Tempat ini dipilih karena menjadi destinasi wisatawan lokal maupun luar daerah. Di sini ia bisa menghasilkan penjualan mencapai Rp. 1.8 juta per hari.

Soal bahan baku kulit lantung dan cangkang kerang, ia mengaku sangat mudah didapat. Seperti cangkang kerang yang bisa diperoleh dari nelayan tanpa perlu mengimpor dari luar Bengkulu.

“Untuk bahan baku kerajinan kerang ini cukup mudah didapat, biasanya kami membeli langsung di kawasan pesisir pantai Panjang dan daerah Malabero, dari nelayan yang ada di daerah pesisir pantai Panjang dan sekitarnya,” jelasnya.

Penulis : Zagita Allifya

Baca Juga
Tinggalkan komen