Kasus Orang Hilang, Teuku: Banyak Faktor yang Melatarbelakangi

Teuku Zulkarnaen. Dok, BNol

KOTA BENGKULU – Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnaen mengatakan, banyak faktor yang melatarbelakangi aksi kejahatan terhadap pelajar. Terlebih, jika kejahatan yang dilakukan sampai pada menghilangnya nyawa seseorang. Seperti kasus pelajar SMAN 4 yang baru saja terjadi.

Disampaikan Teuku, pengaruh lingkungan dan kontrol sosial dari orang tua dan guru yang kurang tepat, dapat menjadi alasan kenapa seorang pelajar bisa berbuat hal-hal yang diluar aturan.

“Kasus seperti ini dilatarbelakangi banyak faktor, terutama pengaruh lingkungan, kontrol sosial orang tua dan guru, juga pendidikan dan penanaman nilai spriritual,” ujar Teuku, Kamis (8/2/2018).

Tidak hanya pada kasus Auzia, Teuku mencontohkan kasus yang menimpa seorang guru privat yang juga sempat dinyatakan hilang beberapa waktu lalu. Walaupun telah ditemukan, namun kondisi sang guru telah mengalami kerugian secara materi.

Menurutnya, tindakan kejahatan yang dilakukan pada kedua kasus ini merupakan bukti kurangnya nilai-nilai kerohanian pada pelaku.

“Meskipun dia orang yang tidak mampu, kalau nilai agama yang tertanam kuat pasti dia terhindar melakukan hal-hal yang negatif,” pungkas Teuku.

Walaupun ekonomi kerap dijadikan motif berbuat kejahatan, Teuku menolak jika hal tersebut dijadikan faktor dominan. Ditegaskan Teuku, ekonomi tidak dapat dijadikan alasan utama untuk berbuat jahat. Faktor lain yang juga mendukung terjadinya aksi kriminal yakni kurangnya pemahaman terhadap agama. Ia juga menyebut bahwa kriminalitas di suatu daerah merupakan bukti adanya kemajuan ekonomi.

“Minimnya ekonomi justru bukanlah alasannya. Dalam ilmu ekonomi semakin berkembangnya suatu daerah maka kriminalitas juga meningkat,” tutur Teuku.

 

Baca Juga
Tinggalkan komen