Logo
Dempo Xler

HMI Cabang Bengkulu Bakal Sambut Kedatangan Presiden dengan Aksi Massa

Demo tolek kenaikan BBM HMI di depan gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (31/08/2022). Foto, Cindy/BN

Demo tolek kenaikan BBM HMI di depan gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (31/08/2022). Foto, Cindy/BN

BENGKULU – Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu pada tangal 19-21 Juli 2023. Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi dijadwalkan mengunjungi beberapa daerah di Provinsi Bengkulu. Diantaranya Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur.

Menyikapi kedatang Presiden Joko Widodo di Bumi Rafflesia organisasi kepemudaan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bengkulu merencanakan aksi massa besar-besaran untuk menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo, guna menyampaikan beberapa permasalahan penting Daerah Bengkulu yang harus menjadi sorotan pemerintahan pusat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum HMI Cabang Bengkulu, melalui Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Bengkulu Sandri Abdul Aziz. Ia mengatakan, HMI akan menyampaikan beberapa persoalan kepada presiden.

“Melalui momentum kedatangan Presiden RI, HMI Cabang Bengkulu menyoroti beberapa permasalahan di Provinsi Bengkulu yang telah berlarut-larut dan tidak kunjung diselesaikan baik oleh peemerintah daerah maupun aparat penegak hukum,” katanya, Rabu (19/07/2023).

Lebih lanjut sandri menerangkan beberapa hal yang menjadi permasalahan diantaranya adalah persoalan hukum, lingkungan hidup dan infrastruktur :

1. Persoalan konflik Tambang Pasir Besi illegal milik PT Faminglevto bakti abadi yang berkonflik dengan masyarakat desa pasar seluma

2. Konflik agraria perkebunan Sawit di Malin Deman kabupaten Mukomuko antara perusahaan PT DDP dengan masyarakat malin deman.

3. Infrastruktur jalan dan jembatan di provinsi bengkulu yang rusak dan tak kunjung diperbaiki

4. Kerusakan lingkungan taman nasional kerinci seblat oleh aktivitas tambang ilegal yang berpotensi menimbulkan bencana alam dan kerusakan lingkungan hidup serta mengancam tempat tinggal gajah seblat

5. PLTU teluk sepang yang mengancam hajat hidup masyarakat dan ekosistem lingkungaan hidup

6. Refresifitas aparat kepolisian dalam penanganan aksi massa yang berujung kericuhan di bengkulu

Oleh karena itu HMI Cabang Bengkulu menuntut Presiden Joko Widodo untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dalam tempo sesingkat-singkatnya.