Logo
Dempo Xler

Dua Tahun Gudang Pangan Dibiarkan Terlantar

Arwant, SP

Arwant, SP

Arwant, SP

SELUMA, bengkulunews.co.id – Hampir dua tahuh gudang pangan milik Pemerintah Kabupaten Seluma belum difungsikan, malah sekeliling bangunan sudah ditumbuhi belukar dan dibiarkan telantar.

Menurut Kasie. Distribusi & Kerawanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Seluma, Arwant, SP, bangunan itu dibuat pada 2016 dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) berlokasi di komplek perkantoran Pemkab. Seluma (Belakang BKSDA).

“Dengan ukuran 12 x 16 meter dan tinggi empat meter lebih. Truk fuso berukuran besar bisa masuk. Dengan kapasitas bisa memuat beras/gabah tidak kurang dari 100 ton,” kata Arwant, Rabu (12/4/2017).

Hingga sekarang gudang tersebut belum difungsikan dan masih kosong. Beberapa kali pihaknya sudah mengajukan dana dari APBD Kab. Seluma tetapi usulan tersebut hingga selalu ditolak.

Selama ini stok pangan masih diserahkan pada masyarakat, seperti yang berada di lumbung-lumbung padi dan stok Gapoktan tetapi jumlahnya tidak seberapa. Akibatnya, pihaknya tidak bisa memantau ketersediaan pangan.

Setiap ada kejadian dadakan (bencana alam dsb) selalu mengajukan permohonan bantuan ke Bulog Divre Bengkulu.

Seharusnya pemerintah daerah mengelola gudang tersebut dengan UPTD. Semua dinas bisa menitipkan ketersediaan pangannya seperti dari Dinas Pertanian, Perdagangan, Sosial, BPBD serta Bidang Ekonomi.

“Saat ini yang sudah mempunyai gudang tapi belum difungsikan antara lain Kabupaten Kepahiang dan Bengkulu Tengah,” tutup Arwant.