Logo
Dempo Xler

Desa Padang Siring Dulu Terisolir, Kini Membangun

Pembangunan Jalan di Desa Pd Siring Kabupaten Bengkulu Tengah melaului Dana Desa

Pembangunan Jalan di Desa Pd Siring Kabupaten Bengkulu Tengah melaului Dana Desa

bengkulunews.co.id – Desa Padang Siring, sebelum dilakukan pemekaran Kabupaten Bengkulu Tengah,  masih terisolir dari desa lainnya. Kini warga sekitar sudah dapat mengecap pembangunan dari berbagai sarana dan prasarana yang dilakukan pemerintah kabupaten.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih terhadap pemerintah, karena kami sudah  bisa menikmati hasil pembangunan yang diharapkan warga desa selama ini,” jelas Surhan alias cul warga setempat saat dikonfirmasi.

Selama ini kata Surhan,  dana desa yang diterima oleh Kepala Desa Padang Siring mulai pada tahun 2015 hingga 2016 diterapkan sesuai dengan aturan dan peruntukan  yang ada.  Ini terbukti pembangunan sarana jalan aspal sudah dilaksanakan, selebar delapan  Meter,  dan panjang 150 Meter. Termasuk di kiri kanan badan jalan dibangun rabat beton dan pelapis tebing.

Hal ini diakui oleh Kades Padang Siring, Rinto Harahap. Dengan sumringah Kades merasa riang dengan pembagunan yang ada. Dirinya memang bertekad akan membangun desa sesuai dengan harapan masyarakat.

Apalagi awalnya, Desa Padang Siring awalnya hanya beridiri Pepondokan kelompok tani kopi dan karet. Dengan penggunaan Dana Desa Tahun 2015 lalu, masyarakat desa dapat memperluas badan jalan  menuju pusat desa, yang sebelumnya masih jalan setapak.

“Tapi sekarang, jalan kami ini sudah bisa dilewati kendaran roda empat. Berkat kekompakan dari warga kami, sekarang desa kami sudah menjadi desa yang defintif pada wilayah Kecamatan Karang Tinggi,” jelas Kades Rinto Harahap.

Kini, jelas Rinto Harahap, desanya hanya tinggal membangun Kantor Desa, PAUD, dan Sekolah Dasar. Harapan kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, baiknya dapat menganggarkan dana untuk pembangunan sarana kepentingan masayarakat dessa tersebut.

“Kami  karena khawatir dengan anak-anak kami yang sangat jauh untuk pergi ke sekolah, dengan medan perjalanan melewati hutan belukar,” pungkasnya . (Ns/prw)