Bengkulu Bakal Jadi Sejarah Hebat Bagi IOF

Erlan Oktriandi
Bengkulu Bakal Jadi Sejarah Hebat Bagi IOF

Irjen (Pol) Sam Budigusdian

Bengkulu – Ketua Umum Indonesia Offroad Federation (IOF), Irjen (Pol) Sam Budigusdian megatakan Bengkulu akan menjadi sejarah bagi IOF. Hal itu disampaikanya pada pembukaan Kejurnas IOF, di Balai Raya Semarak, Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Jumat malam (12/7/19).

Dia mengatakan, Bengkulu adalah kota yang penuh dengan sejarah. Karena itu IOF kali ini juga bakal menjadi sejarah baru untuk Bengkulu.

“Marwah IOF yang sesungguhnya akan kembali. Offroader akan berlaga bukan sekedar mengendarai mobil dengan kencang. Namun perlu keahliian atau skill mengendarai yang bagus,” ujarnya.

Track yang didesain, lanjutnya, sangat menantang dan super ekstrem. Selain driver, navigator juga harus banyak bekerja mengelola waktu agar semua bisa berjalan dengan lancar.

“Jadi bukan lagi driver yang banyak bekerja tetapi navigator, karena navigator juga harus memiliki skil dan belum tentu juga pemenang sebelumya bisa menang lagi,” jelasnya.

Hal ini, sambungnya, akan menjadi referensi Provinsi Kalimantan Timur menentukan kualitas event untuk melaksanakan seri kedua kejurnas IOF di daerah itu.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti dikesempatan itu mempromosikan wisata unggulan Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya Nopian mengajak seluruh offroader dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengunjungi destinasi yang ada di Bengkulu.

“Bengkulu punya unggulan, bukan hanya track offroad yang super ekstrem tapi juga punya wisata yang luar biasa dan penuh akan sejarah,” ujarnya.

“Contohya saja tempat kita berada ini, sejarahnya sangat kental yakni sejak ditempati oleh Gubernur Rafflesia terdahulu,” sambungnya,

Selain itu, kata Sekda, Bengkulu punya rumah kediaman Fatmawati, rumah pengasingan Soekarno, Benteng Marlborough, Bunga Rafflesia dan masih lagi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman mengatakan melalui even ini Bengkulu patut bangga dan gembira.

Sebab itu, dukungan dari masyarakat sangat diperlukan. Terlebih mereka (offroader) datang jauh-jauh ke Bengkulu untuk mengikuti kejurnas ini.

“Jika mereka (masyarakat) semua membuat vlog (video), diupload di semua jaringan media sosial. Maka akan menjadi informasi menarik,” terangnya.

“Ajang ini bukan ajang balapan saja, namun juga mengemas menjadi even yang menarik dan berdampak pada ekonomi, kunjungan wisata bahkan sosial,” imbuhnya.

Acara pembukaan Kejurnas IOF,

Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman (dua dari kiri)

Dikesempatan itu, Kadispora juga menyampaikan pesan Gubernur Rohidin Mersyah yang tidak dapat hadir karena sedang berada di luar kota.
Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta yang datang dari gubernur.

Gubernur, kata Atisar menginginkan para peserta dapat berkunjung ke tempat-tempat wisata di Provinsi Bengkulu.

“Harapannya event seperti ini terus berkelanjutan dan membuat para offroader berkeinginan datang lagi ke Bengkulu, namun dengan momen yang lain,” jelas Atisar. (Adv)

Berikut momen acara pembukaan Kejurnas IOF :

Penabuhan dol alat musik Bengkulu, tanda Kejurnas IOF resmi dibuka

Sesi foto bersama

Para tamu undangan disajikan makan malam

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!