Logo
Dempo Xler

Tingwe Menjadi Usaha Kecil yang Cukup Menjanjikan

PONDOK BESI
FOTO/FARIS

PONDOK BESI FOTO/FARIS

BENGKULU – Pedagang rokok tingwe atau yang dikenal juga sebagai rokok linting dewe yaitu Endang melihat kenaikan tarif cukai tembakau (CHT) yang naik 10 persen sebagai peluang usaha.

Endang mengatakan modal yang mesti dikeluarkan untuk usaha tingwe ini cukup variatif mulai dari lima ratus ribu hingga dua juta rupiah. itu sudah dapat membuka usaha tingwe.

“Kalau mau dituruti modalnya itu besar, cuma kalo untuk 500 ribu bisa untuk kita buka usaha tingwe,” kata Endang pada bengkulunews.co.id, (07/01/2024)

Pengusaha kecil yang terletak di Pondok Besi Kota Bengkulu ini juga mengatakan konsumennya berasal dari berbagai kalangan, dari pejabat hingga pekerja harian.

“Untuk konsumen semua kalangan, dari yang muda sampai tua dan dari yang pekerjaanya nelayan, petani, kerja harian lepas sampai ke pejabat sudah ada merokok linting,” ujar Endang

Pengusaha tingwe yang punya tag line “temukan rasamu” ini menyampaikan juga untuk menikmati tingwe ini haruslah menemukan rasanya sendiri.

“Kalo dilihat dari sisi tingwe itu menikmati tembakau, soalnya tembakau yang dipakai pakai untuk rokokkan tidak dipakai satu jenis, kadang kalo ditingwe itu merokok A melintingnya itu bisa berbeda tergantung dengan cita rasa racikan dari tingwe sendiri,” sambung endang

Endang juga menyimpulkan kelebihan tingwe ini berada pada rasanya yang variatif dan harganya yang ekonomis.

“Hitungan untuk tingwe kalo disini 50 gram itu Rp.10.000  itu kalo dilinting minimal 40 batang Rp.10.000 itu juga cuma tembakau, ditambah alat-alat dan yang lain total modal sekital Rp.18.000,” kata endang

Keuntungan bersih dari penjualan tingwe ini cukup menjanjikan berada di nominal Rp1.000.000 lebih per minggunya itupun kalau penjualan perharinya sepi dan kalau ramai penjualan itu bisa tiga kali lipat dari biasanya.

“Sehari ya kalo sepi bersinya bisa sekitar Rp. 150.000 kalu lagi ramai bisa lebih dari itu sampai tiga kali lipat perharinya,” terang Endang