
Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mendirikan Posko Terpadu untuk penanganan pandemi virus corona (covid-19).
Posko yang didirikan di halaman RSUD M Yunus Bengkulu ini menyediakan 4 pilbek (tempat tidur) dan 4 orang petugas BPBD.
Posko ini juga berfungsi memberikan informasi, edukasi dan skrining untuk masyarakat dalam rangka pencegahan dan penanganan virus corona.
Jika ada masyarakat yang merasa mempunyai gejala-gejala virus corona, maka bisa langsung melapor ke Posko Terpadu ini.
“Bagi seluruh warga masyarakat Bengkulu yang merasa was-was atau merasa tidak enak badan dan lain sebagainya, dipersilahkan untuk berkonsultasi sejelas mungkin di posko yang telah kita sediakan dan ini gratis,” kata Sekda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri, Rabu (18/3/20).
Melalui Posko Terpadu ini, masyarakat bisa mendapatkan pemahaman/ edukasi tentang covid-19. Mulai dari pemahaman apa itu virus corona, bagaimana penularannya dan bagaimana mengantisipasi penyebarannya.
Namun, bagi masyarakat yang kurang bersedia melaporkan ciri-ciri gejala atau was-was terhadap Covid-19 ini, maka bisa melaporkan kepada Ketua RT setempat. Setelah mendapatkan laporan, anggota Tim Posko Terpadu akan mendatangi warga tersebut ke tempatnya dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Ini terkhusus bagi warga Bengkulu yang kurang berkenan atau malu melakukan konsultasi secara langsung. Jadi bisa langsung melapor kesini dan nanti petugas kita yang akan mendatangi dan melakukan pengecekan,” pungkas Hamka.
Jika ada masyarakat yang tidak sempat datang ke Posko Terpadu ini pada jam kerja, maka bisa menghubungi call centre yang telah disediakan, yaitu ke nomor kontak 0852 8379 4600 dan call centre RSUD M Yunus 0811 7113 09.
Terkait teknis pelayanan konsutasi dan pengaduan serta jika ditemukan gejala-gejala terinveksi virus korona, pihak RSUD M Yunus telah menyiapkan alur penanganan khusus. Sehingga penanganan bisa terlaksana secara baik dan efektif.(Rian/red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!