Logo

Patah Tulang, Dua Calon Jemaah Haji Kota Bengkulu Batal Berangkat

BENGKULU – Dua orang calon jemaah haji (CJH) kloter pertama di Kota Bengkulu terpaksa menunda keberangkatannya ke Arab Saudi.

Penundaan tersebut akibat kedua orang itu mengalami kecelakaan yang mengakibatkan organ tubuhnya mengalami patah tulang.

Hal itu disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Kota Bengkulu, Ramadan Subhi. Kedua CJH tersebut sudah melakukan pelunasan admistrasi untuk berangkat ibadah haji.

“Dua calon jamaah haji ini sudah melakukan pelunasan, namun menjelang keberangkatan mengalami kecelakaan, sehingga organ tubuhnya mengalami patah tulang,” kata Ramadan Subhi.

Ramadan menyebut, pembatalan yang dilakukan CJH sudah diusulkan tiga hari yang lalu kepada Kemenag ke Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. CJH menunda keberangkatan, kata Ramadan hingga tahun depan.

“Usulan pembatalan keberangkatan di tahun ini juga sudah disampaikan tiga hari lalu dan sudah disampaikan pihak Kemenag ke Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu,” katanya.

Kini jumlah calon jemaah haji tahun 2024 yang akan berangkat ke tanah suci menjadi berkurang akibat penundaan dua orang tersebut. Sebab, Kemenag Kota Bengkulu tidak dapat melakukan penggantian jemaah dengan melakukan pergeseran ke nomor urut porsi dibawahnya.

“Untuk kota kosong tersebut kita kembalikan ke Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, selanjutnya diisi dengan jemaah haji kabupaten lain,” terang Ramadhan.

Sementara itu, Subkor Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Allazi membenarkan adanya dua calon haji yang tertunda berangkat akibat faktor kesehatan.

Kedua calon haji tersebut bisa berangkat pada jadwal pemberangkatan selanjutnya atau dapat digantikan pada 2025.

Diketahui sebelumnya, pada 2024 calon jemaah haji asal Kota Bengkulu yang melaksanakan ibadah haji sebanyak 328 orang yang terbagi dalam tiga kelompok terbang atau kloter.