Logo

KAHMI Dilantik di Pondok Pesantren, Wagub: Ini Moment Bersejarah

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Pelantikan Majelis Daerah Korp Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni Mahasiswi Islam (Forhati) Kabupaten Rejang Lebong periode 2015-2021, tampak berbeda dari sebelumnya, dimana biasanya pelantikan tersebut dilaksanakan di hotel, namun kali ini digelar di salah satu pondok pesantren.

Menurut Wakil Gubernur Rohidin Mersyah, moment seperti ini sangat bersejarah, apalagi berawal dari lingkungan pesantren, karena, menurutnya, tantangan dan kompetensi ekonomi global saat ini semakin keras, dan hal itu harus dimulai pada lingkungan yang kecil.
.
“Ini suatu sejarah baru, misi dan visi besarnya itu adalah bagaimana kita menghadapi ekonomi global saat ini, hendaknya, apapun peran yang kita ambil, kita berada dalam pondasi ekonomi yang baik dan kuat” tutur Rohidin, saat memberikan kata sambutan, di Pondok Pesantren Ar-Rahmah, Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rajang, Kabupten Rejang Lebong, Selasa (14/3/2017).

Rohidin mengungkapkan, secara nasional persentase wirausaha Negara kita ini rendah, kurang dari satu persen saja, sedangkan menurut pakar ekonomi, kuatnya pondasi ekonomi suatu Negara, jika sektor wirausahanya mencapai angka lima persen.

“Inilah yang menjadi tantangan kita dalam menghadapi ekonomi global tersebut, bagaimana kita menumbuhkembangkan kewirausahaan itu dari desa hingga nasional,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, ketua Koordinasi Majelis Kahmi pusat, Mahfud, MD, menyampaikan , ekonomi global tersebut wataknya pasar bebas, karena, sesuai kata para ahli ekonomi, globalisasi tersebut ditandainya menguatnya demokrasi suatu Negara, karena suatu Negara yang tidak demokratis maka Negara tersebut akan runtuh.

“Makanya kita melakukan reformasi tersebut karena desakan globalisasi, dimana-mana kalau suatu negara tidak demokratis, maka selain dikeroyok oleh bangsanya sendiri juga dikeroyok bangsa lain,” sebut Mahfud.

Selanjutnya, globalisasi itu juga ditandai dengan ekonomi pasar liberal, artinya persaingan kewirausahaan itu sangat kuat.

Dari itu semua, menurutnya, pelantikan pengurus KAHMI yang dilaksanakan di pondok pesantern ini merupakan suatu terobosan yang baik dalam era globalisasi saat ini. Dirinya berharap setiap jiwa akademis tersebut hendaknya memiliki kreatifitas dan dapat menciptakan suatu terobosan yang baik.

“Insan akademis tersebut harus kreatif, karena seorang akedemis tersebut belum tentu seorang yang dapat mengabdi dan dapat menciptakan suatu wirausaha,” sebut mantan Ketua Mahkamah Konstistusi ini.

“Banyak jalan lurus yang dapat kita lakukan, salahsatunya dengan mempesantrenkan para akedemisi,” pungkasnya.

Acara pelantikan tersebut selain dihadiri oleh Wagub Rohidin Mersyah dan Mhfud MD, juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang lebong beserta unsur Muspida Pemkab Rejang lebong dan tokoh masyarakat setempat.

Berbarengan dengan acara tersebut, juga dilakukan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat yang bekerjasama dengan klinik kesehatan Kabupaten Rejang Lebong. Wagub Rohidin beserta Mahfud Md dan Unsur Muspida, berkesempatan mengunjungi kilinik kesehatan gartis tersebut.