Harga Ikan Naik, Penjualan Menurun

Penulis: Cindy

BENGKULU – Nirwana (35) pedagang ikan di Pasar Minggu ini mengaku bahwa harga ikan saat ini mengalami kenaikan. Kenaiakn tersebut disebabkan oleh melonjaknya harga BBM dan sulitnya solar, juga pengaruh cuaca yang saat ini tidak menentu.

Jika biasanya untuk harga modal ikan dencis hanya Rp16 ribu sampai Rp18 ribu kini naik menjadi Rp25 ribu sampai Rp26 ribu.

“Kalau sekarang ikan dencis, ikan beku untuk dilokal lumayan naik,” kata Nirwana pada Bengkulunews.co.id Kamis (29/09/22) siang.

Sehingga dirinya harus menjual pada pembeli diharga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu, dengan harga yang tinggi Nirwana merasa kesulitan untuk memasarkannya.

“Biasa kita ada langganan rumah makan itu ambil sampai 10kilogram sampai 13 kilogram seharikan, sekarang cuman 4 kilogram sampai 6 kilogram,” tuturnya.

Belum lagi keadaan pasar yang saat ini semakin sepi, membuat dirinya harus berjualan hingga sore hari. Mengingat kondisi Ikan yang harus segera habis, jika tidak akan busuk dan Ia akan mengalami kerugian.

“Dulu saya paling lama jam 9 sudah pulang dari jualan, sekarang sampe sore aja masih ada sisa. Kalau ikan beku harus bisa habis sehari, nanti busuk. Paling kalau busuk masuk ke pengilingan, tapi sudah di bawah modal. Ikan gilingkan masih ada juga gunanya, untuk buat kerupuk, pempek. Tapi yang rugi kita, jualnya paling Rp10 ribu,” lirih Nirwana.

Ia berharap kedepannya kondisi pasar semakin membaik, agar pedagang lain termasuk diriya dapat mencari nafkah dengan pendapatan yang stabil.

“Ya harapan harga-harga ini bisa turun, pasar juga seperti dulu lagi jadi rame,” demikian Nirwana.

Baca Juga
Tinggalkan komen