Logo
Dempo Xler

Bengkulu Terpilih jadi Lokasi Studi Program Pendidikan Singkat Angkatan XXIX Lemhannas RI

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah

BENGKULU – Provinsi Bengkulu terpilih menjadi lokasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIX Lemhanaas RI Tahun 2023. Provinsi ini dipilih untuk dikaji soal ketahanan nasional daerah.

Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Marsda TNI Andi Heru Wahyudi menjelaskan, seluruh aspek yang ada di Bengkulu akan dikaji, termasuk soal politik dan ekonomi.

“Di sini ada ideologi, ada politik, kemudian ada ekonomi, sosial budaya dan termasuk pertahanan keamanan, semua akan kita kaji, kita susun segala faktor untuk kita nilai indeks ketahanannya terhadap daerah khususnya dan nasional nantinya,” jelas Andi.

Adi mengaku, segi ideologi dan sosial budaya Bengkulu masih sangat baik. Namun semua aspek ini akan dikaji lebih mendalam agar dapat ditentukan langkah apa yang akan dilakukan ke depan.

“Bengkulu cukup bagus kondisinya, baik dari yang saya sebutkan dari ideologinya dan sosial budayanya terutama. Nanti kita akan kaji dan tentunya dari sisi ekonominya supaya bisa maju, langkah-langkah apa yang akan dilakukan,” jelasnya.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyambut positif program ini. Tim Lemhannas disebutkan akan bermalam di Bengkulu hingga tanggal 14 Juli mendatang.

“Kita mendapatkan kunjungan dari Tim Studi Lemhanas terkait Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) jadi mereka akan bermalam di Bengkulu sampai tanggal 14 Juli,” jelas Gubernur Rohidin.

Dalam paparannya, Gubernur Rohidin mengemukakan beberapa potensi strategis yang dimiliki Provinsi Bengkulu, juga kondisi geografis Bengkulu. Hal ini menurutnya perlu untuk disampaikan agar ke depannya potensi Bengkulu dapat lebih dimaksimalkan oleh pemerintah pusat.

“Tadi saya menyampaikan tentang kondisi wilayah terkait dengan posisi strategis Bengkulu, kemudian bagaimana kondisi sosial masyarakat kita potensi-potensi alam Bengkulu, karena mereka ini calon-calon pemimpin nasional masa depan,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ini akan menjadi bahan pemikiran, diskusi yang produktif sehingga keberpihakan dan melihat Bengkulu dalam konteks nasional itu menjadi positif,” jelasnya.  (Advetorial)