Logo

Adanya Finger Print, PNS Pemprov Lebih Disiplin

Pidato Gubernur Bengkulu H. Ridwan Mukti terkait Finger Print

bengkulunews.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam mengawali roda pemerintahan ditahun 2017, sudah mulai menerapkan sistem Finger Print yang bertujuan untuk lebih menerapkan disiplin bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Bengkulu.

Absen finger print telah diberlakukan sejak awal Januari. Tujuannya agar tingkat kedisiplinan pegawai di Pemprov semakin meningkat.

“Apalagi jika datang terlambat, akan berpengaruh terhadap Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP),” kata RM dalam pidatonya beberapa waktu lalu.

Dengan sistem yang baru ini, pegawai tidak bisa lagi mewakili absennya pada siapapun. Karena, absen langsung dengan sidik jari dan tes mata.

“Maka itu, absen finger print ini lebih mengedepankan kedisiplinan pegawai yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan TPP setiap bulannya,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, mengenai apakah alat tersebut sudah tercukupi secara keseluruhan atau justru masih kekurangan, Kabag Penilaian Kinerja Aparatur Negara, Drs. Ari Narsa, mengungkapkan, jumlah alat finger print di Pemprov Bengkulu memang sudah ada, masing-masing satu unit di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Namun, jika dibandingkan dengan jumlah pegawai, alat tersebut masih kurang. Sehingga rencananya pada tahun ini Pemprov berencana akan menambah alat tersebut,” pungkasnya.

Diharapkan dengan sistem baru ini, seluruh pegawai dapat bekerja dengan sebaik-baiknya.(cw1)