Logo

UMKM Lebong Dituntut Kompetitif

bengkulunews.co.id – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Lebong dituntut untuk lebih kompetitif dan siap berkompetisi, terutama dalam menghadapi persaingan pasar global regional ASEAN.

“Terlebih lagi dalam menghadapi persaingan pasar global regional ASEAN atau yang sering disebut MEA. Para pelaku dunia usaha baik kecil, mikro maupun menengah harus betul-betul bisa menjunjung daya saing,” kata Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DisKopUKMPeriDag) Lebong Amran.

Selain kompetitif, UMKM Lebong juga harus cepat beradaptasi terhadap situasi dan kondisi apapun. Hal ini dilakukan agar UMKM tetap eksis.

“Jika MEA berlaku di Kabupaten Lebong, maka para pelaku dunia usaha yang ada di Lebong juga harus siap menghadapi itu supaya tidak tersingkir nantinya,” kata Amran, pada saat membuka Sosialisasi Kewirausahaan di Balai Pertemuan Muhammadiyah Lebong beberapa waktu lalu.

Mengambil tema “Dengan Sosialisasi Pelatihan Kewirausahaan Pelaku UMKM Kita Tingkatkan Keahlian, Keterampilan dan Kemampuan Daya Saing Pelaku UMKM Kabupaten Lebong Tahuun 2016” sosialisasi yang diikuti 65 peserta ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan minat berwirausaha. Kemudian meningkatkan keahlian di segala bidang, terampil dan mampu bersaing di segala aspek.

“Diharapkan dengan mengikuti kegiatan sosialisasi ini nantinya para pelaku usaha dan dunia usaha dapat meningkatkan keahliannya disegala bidang, dapat terampil dan mampu bersaing di segala segi. Karena UMKM adalah salah satu sokoguru dan tiang perekonomian bangsa Indonesia.” ujar Amran. (118)