Logo
Dempo Xler

Tak Dihadiri OPD, Hearing Pedagang PTM Bengkulu Berakhir Tanpa Solusi

Manajer Pengelola PTM, Zulkifli Ishak (tengah baju biru) saat hearing berlangsung

Manajer Pengelola PTM, Zulkifli Ishak (tengah baju biru) saat hearing berlangsung

Manajer Pengelola PTM, Zulkifli Ishak (tengah baju biru) saat hearing berlangsung

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Hearing antara DPRD Kota Bengkulu dengan para pedagang Pasar Tradisional Modern (PTM) Pasar Minggu terkait protes keberadaan portal parkir yang dianggap merugikan para pedagang pada Rabu (8/3/2017), berakhir tanpa solusi.

Dewan akan menjadwalkan hearing ulang dan memastikan dihadiri kedua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Perhubungan dan Dinas Pendapatan Kota Bengkulu. Namun belum diketahui kapan jadwal hearing selanjutnya.

“Eksekusi tetap di Pemkot. Karena tidak ada dinas terkait, kami minta hearing kembali. Pendapat yang ada tetap kita sampaikan,” kata anggota Komisi II DPRD kota Bengkulu, Heri Ifzan usai hearing.

Heri Ifzan mengatakan ketidak hadiran Dinas Pendapatan dan Dinas Perhubungan saat hearing tanpa alasan yang jelas. Padahal menurut dia, hal itu diperlukan agar mendapatkan solusi antara pelaku usaha (pedagang, red) dan pengelola PTM.

Sementara itu, disisi lain, pihak pengelola PTM menyatakan siap menghadiri undangan hearing selanjutnya. Namun ia menegaskan tetap pada pendiriannya tidak membongkar portal parkir elektronik tersebut.

“Untuk saat ini belum ada titik temu. Sementara kita tunggu dulu DPRD dalam waktu dekat ini akan memanggil OPD yang terkait,” jelas Manajer Pimpinan Pengelola PTM, Zulkifli Ishak.

Informasi terhimpun, untuk sementara kebijakan yang diambil terhadap protes pedagang masih mengacu pada keputusan pihak pengelola sebelumnya. Yakni membiarkan pintu portal tetap terbuka dan tidak memungut bayaran bagi juru angkut pasar.

Baca juga :

Merasa Tak Dihormati OPD, Dewan Kota Bengkulu Berang