Logo

Tabut Tebuang, Ritual Membuang Semua Keburukan

Prosesi Tabut Tebuang di Karbela (10/10)

Prosesi Tabut Tebuang di Karbela (10/10)

bengkulunews.co. id – Hari ini akhir dari semua ritual tabut yaitu tabut tebuang. Tabut tebuang bermakna membuang semua hal yang buruk.

“Semua yang biadab harus dibuang termasuk sifat sombong dan tamak. Juga kecantikan akan sirna kecuali yang satu Allah SWT,” ungkap Ketua KKT Bencoolen, Syafril, kepada bengkulunews.co.id (11/10) sebelum tabut diarak ke Karbela.

Pada hari dimana tabut tebuang ini, mulai dari jalan Sudirman, simpang Jamik, Soeprapto hingga Karbela di banjiri masyarakat yang ingin melihat tabut diarak ke Karbela. Beberapa jalur lalu lintas kendaraan terpaksa ditutup dan dirubah karena berdesakan dengan ribuan masyarakat.

Lebih lanjut, Syafril berharap kedepannya festival tabut akan lebih baik lagi. Serta adanya kerjasama yang baik antara Pemerintah Provinsi dan Kota Bengkulu.

“Semua pihak dapat duduk bersama sebelumnya bermufakat secara kekeluargaan. Sehingga kegiatan dapat dikerjakan secara bersama-sama bukan bersamaan. Agar tidak terjadi seperti yang sekarang ini yang menurutnya simpang siur,” pungkasnya.(cw3)