Logo

Produk Pangan Sehat Berbasis Bahan Baku Lokal

Penyerahan produk inovatif BPPT dari Prof.  Eniya kepada Iskandar Zo, dan selanjutnya diserahkan kepada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Dan Kota Se-Provinsi Bengkulu, Senin (17/10)

Penyerahan produk inovatif BPPT dari Prof. Eniya kepada Iskandar Zo, yang selanjutnya diserahkan kepada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Dan Kota Se-Provinsi Bengkulu, Senin (17/10)

bengkulunews.co.id – Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan sosialisasi produk-produk inovatif pangan sehat berbahan baku lokal dan pencanangan bahan baku lokal, diruang Raflesia lantai dua kantor Gubernur Bengkulu, Senin (17/10). Tujuannya, agar masyarakat tergerak untuk mengkonsumsi pangan lokal.

Deputi BPPT bidang Teknologi Agroindustri Dan Bioteknologi, Prof. Dr. Eng Eniya Listiani Dewi, B. Eng dalam sambutannya menyampaikan, betapa pentingnya upaya menggerakkan masyarakat untuk mengkonsumsi pangan lokal. Sebagai upaya verifikasi maupun untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan impor.

Prof. Eniya, menambahkan, berbagai teknologi BPPT khususnya dibidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi yang sudah diterapkan diberbagai tempat di Indonesia

“Berbagai teknologi tersebut diharapkan dapat menjawab sebagian kebutuhan daerah akan teknologi. Untuk dapat meningkatkan daya saing industri didaerah,” ungkapnya.

Disamping itu, Gubernur Bengkulu, Dr. H. Ridwan Mukti dalam hal ini diwakili oleh Asisten I, Iskandar Zo, menyampaikan, pertumbuhan penduduk yang tinggi menyebabkan konsumsi pangan meningkat terutama konsumsi beras. Dengan adanya sosialisai ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi beras dan memanfaatkan bahan pangan lokal yang sudah diolah oleh mesin teknologi.

“Terima kasih kepada BPPT yang sudah sempat memenuhi permintaan Gubernur Bengkulu. Dalam hal sosialisasi produk-produk inovatif pangan sehat berbahan baku lokal dan pencanangan bahan baku lokal,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan, secara simbolis produk-produk inovatif BPPT dari Prof. Eniya kepada Iskandar Zo, dan selanjutnya diserahkan kepada Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Dan Kota Se-Provinsi Bengkulu.

Semoga upaya mensosialisasikan produk-produk inovatif pangan kepada seluruh masyarakat Bengkulu melalui Badan Ketahanan Pangan daerah bisa tepat sasaran.(cw1)