
Bengkulu – Kesiapan dalam penanganan bencana alam mutlak dilakukan. Agar selalu siap dan tanggap, Rabu (20/11/19) Polda Bengkulu bersama TNI, Basarnas, serta instansi terkait melakukan latihan gabungan di kawasan Mess Pemda Provinsi, Kelurahan Malebero Kota Bengkulu.
Latihan dan simulasi dengan ilustrasi gempa bumi dan kejadian tsunami melibatkan sekitar 400 personel TNI – Polri beserta puluhan masyarakat dan anak sekolah. Simulasi penanganan mulai dari pra bencana hingga pasca bencana terjadi.
Dikatakan Irwasda Polda Bengkulu Kombes Heru Koco, tujuan latihan khusus Kontijensi Aman Nusa II Polda Bengkulu Tahun 2019, ini untuk meningkatkan kemampuan dan sinergisitas antara TNI – Polri serta instansi terkait dalam upaya menangani bencana alam.
“Ini adalah kegiatan rutin Polda untuk melatih kesiapan, bila sewaktu waktu terjadi bencana alam,” sampai Irwasda.
Upaya pencegahan bencana tidak hanya dilakukan saat terjadinya bencana atau setelah bencana saja. Namun, tindakan pre-emtif dan preventif untuk meningkatkan daya cegah serta kesiapan menghadapi bencana gempa dan tsunami sangat diperlukan.
“Baik itu pra bencana, yang mencakup kegiatan pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, serta peringatan dini,” ujarnya.
Sedangkan kesiapan setelah (pasca bencana) mencakup kegiatan membantu pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi.
“Dengan adanya kegiatan ini baik Polri, TNI, BPBD dan serta masyarakat akan mengetahui peran dan tugas masing – masing dalam penanggulangan bencana alam. Baik pada saat terjadinya bencana. Maupun pasca bencana terjadi,” ujarnya.
Penulis : Yudi Arisandi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!