Penumpang Damri Meningkat 2,2 Persen Perhari Jelang Nataru

Damri Bengkulu

BENGKULU – Damri mulai merasakan adanya peningkatan penumpang meski belum signfikan. Saat ini peningkatan permintaan transportasi dirasakannya awal bulan November kemarin.

Diakui Manager Usaha Damri Cabang Bengkulu, Setyo Prayitno, perharinya jumlah penumpang Damri meningkat sebesar 2,2 persen dibanding tahun kemarin.

“Perbandingan penumpang ditahun 2021 dengan 2022 ini justru mengalami penurunan sebanyak 19 persen. Nah untuk diakhir tahun ini di bulan November dan Desember mengalami lonjakan penumpang sebesar 2,2 persen setiap harinya,” kata Setyo Prayitno, Rabu (21/12).

Hal ini menurutnya karena adanya kelonggaran mobilitas masyarakat pasca pandemi covid-19 dan bepergian jelang momen libur panjang natal dan tahun baru (Nataru).

Ditambahkan Setyo, Damri Bengkulu menyediakan sebanyak 7 unit armada pemberangkatan, diantaranya untuk angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), untuk angkutan antar daerah (AKDP) dan untuk angkutan perintis.

“Di Nataru ini kita menyediakan 7 kendaraan armada. Dua untuk angkutan AKDP, dua untuk angkutan AKAP kemudian empat untuk angkutan perintis,” tambahnya.

Sementara untuk harga tiket, Setyo menyebut, hanya untuk jalur AKDP dan AKAP saja yang mengalami kenaikan sebesar 20 persen, sedangkan untuk perintis masih harga lama.

Kenaikan tersebut, kata dia menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang juga ikut naik.

“Untuk penyesuaian harga terkait kenaikan harga BBM kita sudah sesuaikan sebanyak 20 persen. Kalau harga lama masih Rp. 100, setelah ada penyesuain harga BBM Rp. 120 ribu. Itu hanya untuk AKDP dan AKAP saja.

Baca Juga
Tinggalkan komen