Logo

Penjual Kambing Kurban Keluhkan Sepinya Pembeli

BENGKULU – Penjual hewan ternak kambing untuk kurban, mengeluhkan sepinya pembeli saat ini. Padahal hari raya Idul Adha 1945 Hijrah tahun 2024 tinggal dua pekan lagi.

Seperti yang diakui Dardiri, penjual hewan kurban di Kelurahan Sungai Rupat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Ia mengatakan, kondisi aktivitas jual beli hewan kurban tahun ini berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya.

Hingga kini, kata Dardiri baru terjual 50 ekor dari stok yang ada di kandang sekitar 200 ekor kambing. Penurunan penjualan ini terjadi sekitar 25 persen.

“Sejauh ini untuk hewan kurban yang laku baru sekitar 25 persen terjualnya,” kata Dardiri, penjual hewan kurban, Kamis (06/06/2024).

Menurut Dardiri, sepinya penjualan hewan ternak kambing ini merupakan dampak dari melemahnya perekonomian di Kota Bengkulu, sehingga berimbas langsung terhadap daya beli masyarakat.

Padahal, lanjutnya harga yang dijual masih harga normal, yakni Rp. 2 juta hingga Rp. 4 juta rupiah per ekor tergantung ukuran kambing.

“Kalau harga di kita dari Rp. 2 juta sampai Rp. 4 juta. Itu harga normal,” tandasnya.