Bengkulu News #KitoNian

Konsep Pasar Pariwisata yang Akan Digelar di Bengkulu Maret Mendatang

Penulis : Cindy

Benteng Marlborough. Salah satu objek wisata unggulan Provinsi Bengkulu. Foto, Dok BN

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkul bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan SPPI berencana menggelar pasar pariwisata di Bengkulu.

Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Mekky Indo Manna mengatakan, pasar pariwisata ini nantinya berkonsepkan travel mart.

“Pasar Rakyat Pasar Pariwisata berkonsep Travel Mart yaitu GTB (Government To Buyer) dan BTC (Buyer To Customer). Akan memperkenalkan paket-paket wisata yang ada di Bengkulu,” jelas Mekky pada Bengkulunews.co.id, Kamis (03/02/2022).

Dijelaskan Mekky, GTB (Government To Buyer) adalah Pemerintah yang membeli Paket travel dari travel agen dan akan dijual lagi ke Pemerintah lain di luar daerah.

Sedangkan BTC (Buyer To Customer) adalah travel agen yang menjual langsung kepada customer yaitu masyarakat atau bisa juga travel agen luar yang membeli di Pasar Pariwisata untuk dijual lagi.

Pasar Pariwisata ini akan diadakan tanggal 5 Maret 2022. Pasar ini bertujuan untuk membangkitkan Pariwisata Bengkulu yang tertidur selama dua tahun akibat pandemi.

“Fungsinya sendiri tentu untuk membantu membangkitkan pariwisata Bengkulu sekaligus membangkitkan ekonomi kreatif, karena dua tahun ini tertidur akibat pandemi,” lanjutnya.

Ia mengatakan akan mendatangkan pembeli atau wisatawan se Nusantara ke Bengkulu. Konsep ini disesuaikan dengan hastag #diBengkuluajo dan #berwisatadiIndonesiaaja.

“Kita akan mendatangkan buyer dari Nusantara tapi melihat keadaan nanti apakah bisa seperti itu karna kita juga melihat kondisi pandemi omicron juga kan, tapi yang jelas konsepnya adalah sesuai dari hastag Kementrian Pariwisata,” ujar Mekky.

Mekky menjelaskan maksud dari hastag tersebut adalah untuk mengedukasi masyarakat sekaligus memperkenalkan wisata-wisata sehat, jauh dari kerumunan, serta membantu meningkatkan imunitas.

“Jadi memang sekarang teman-teman dari ASITA dan SPPI ingin mengedukasi sekaligus mengenalkan wisata-wisata sehat, jauh dari kerumunan, meningkatkan imunitas kepada masyarakat,” kata Mekky.

Untuk Pasar Pariwisata sendiri Mekky mengatakan berlokasi di salah satu mall Bengkulu, Ia juga mengatakan target dari Pasar Pariwisata ini adalah masyarakat.

“Lokasi di BIM dan untuk target masyarakat ya atau customer,” katanya.

Mekky berharap dengan adanya Pasar Pariwisata ini dapat membantu pembangunan ekonomi serta Pariwisata juga menjadikan Bengkulu sebagai destinasi Prioritas.

“Ya dengan adanya ini membantu membangun ekonomi Bengkulu dan Pariwisata Bengkulu ya udah tertidur selama dua tahun juga menjadikan Bengkulu Destinasi Prioritas,” demikian Mekky.

Baca Juga
Tinggalkan komen