Gubernur: Narkoba Rusak Generasi dan Tatanan Kehidupan

Pelantikan Kipan

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melantik Pengurus Kander Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Provinsi Bengkulu Masa Bakti 2021-2023, di Gedung Serba Guna (GSG) Provinsi Bengkulu, Sabtu (23/04).

Dalam kesempatan ini, gubernur mengingatkan narkoba merupakan ancaman bagi generasi penerus bangsa. Ia meminta seluruh pemuda menjauhi barang terlarang tersebut.

“Karena posisi sekarang ancaman narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dan membahayakan, di mana kita bisa kehilangan generasi masa depan dengan adanya narkoba ini,” terang Gubernur.

Selain merusak generasi, lanjut gubernur, narkoba yang diperjual belikan di pasar gelap juga berefek pada rusaknya tatanan masyarakat.

“Narkoba tidak sekedar merusak generasi muda, juga menjadi lahan bisnis terlarang (black market) yang bisa menghancurkan tatanan kehidupan masyarakat,” imbuhnya.

Namun, Rohidin optimis kader KIPAN yang telah terbentuk bisa terus eksis melaksanakan tugas pokoknya, mensosialisasikan akan pentingnya perang terhadap narkoba.

“Apalagi bekerjasama dengan BNN, KIPAN secara berjenjang hingga ke tingkat kecamatan bisa melaksanakan tugas sebaik mungkin,” tutupnya.

Koordinator Presidium Nasional KIPAN Anjungan Aprita mengatakan, sejak terbentuk pada 2016 lalu saat ini kader KIPAN se-Indonesia telah mencapai lebih dari 120.000 orang. Sementara di Provinsi Bengkulu sejak kaderisasi 2020 hingga saat ini kader KIPAN Bengkulu sekitar 1.000 orang.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Bengkulu telah mensupport kader KIPAN Bengkulu. Karena memang di Inpres No 2 Tahun 2022 KIPAN sudah tercantum sebagai organisasi kepemudaan yang terfokus pada P4GN,” pungkasnya. (Adv)

Baca Juga
Tinggalkan komen