Logo

Dukung UMKM, Bank Indonesia Gelar Diseminasi

Crhistin Sidabutar

Crhistin Sidabutar

Deputi BI Perwakilan Bengkulu Bidang Ekonomi dan Moneter, Christin R Sidabutar

bengkulunews.co.id – Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu memggelar diseminasi hasil penelitian kajian pola pembiayaan (lneding model) dan survei database info Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di ruang rapat besar BI Bengkulu. Hal ini dilakukan untuk mendukung UMKM di Provinsi Bengkulu.

Dijelaskan Deputi BI Perwakilan Bengkulu Bidang Ekonomi dan Moneter, Christin R Sidabutar, pihaknya memang sudah punya inisiatif untuk melakukan survei terhadap UMKM di 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

“Tentu melalui survei ini akan bisa membantu masyarakat, khususnya terkait bantuan pembiayaan dari perbankan untuk para pelaku usaha,” kata Christin, Kamis (25/1).

Lanjutnya, sama halnya dengan tepung Mocaf, yang merupakan salah satu tepung dengan bahan baku singkong dan ubi kayu. Pelaku usaha yang membuat tepung Mocaf juga bisa diberikan bantuan pembiayaan oleh perbankan, asalkan saat disurvei memang tidak sedang dalam peminjaman di bank lain.

“Syaratnya cukup mudah yakni usaha tersebut minimal sudah berjalan selama 2 tahun, itu saja kok,” paparnya.

Sementara itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu (FEB -UNIB), Indra Sumanti, mengungkapkan, melalui diseminasi yang dilakukan BI Perwakilan Bengkulu ini, pihaknya selaku akademisi dan pengamat ekonomi bisnis, sangat mengapresiasi. Karena, melalui kegiatan diseminasi, masyarakat bisa lebih memahami dan mengerti tentang suatu produk yang sedang berkembang dan maju di sekitarnya.

“Saat ini, memang masih banyak masyarakat yang belum memahami tepung Mocaf. Maka dari itu melalui kegiatan ini, diharapkan kedepan masyarakat lebih bisa memahaminya,” ungkapnya.

Ia bahkan menegaskan, tepung Mocaf yang difermentasi sebagai pengganti tepung terigu, jika dilihat dari aspek ekonomi dan sosial memang sangat memberi pengaruh yang positif. Seperti contoh, dari keterkaitan ke belakang yakni antara petani dan pengolahan tepung Mocaf saling terkoneksi. Bahkan, dengan keterkaitan ke depan juga bisa dilihat dari pengolahan aneka snack dan kue.

“Artinya, baik dilihat dari keterkaitan ke belakang dan ke depan, tepung Mocaf memang memberi pengaruh yang positif di tengah pelaku usaha saat ini.

“Dengan demikian, diharapkan, kedepannya para pelaku usaha khususnya seperti tepung Mocaf akan semakin banyak lagi di wilayah Bengkulu. Apalagi diketahui memberi pengaruh yang positif,” tutupnya. (cw1)