Logo

Debat Publik Pertama, KPU Benteng Lakukan Evaluasi

Debat publik pertama yang digelar malam tadi di Hotel Tahura menjadi evaluasi KPU Benteng

bengkulunews.co.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kabupaten Bengkulu Tengah, Asmara Wijaya, mengatakan, KPU akan mengevaluasi debat publik pertama ini. Menurutnya, banyak yang harus dievaluasi seperti lokasi dan sound sistem, serta audio  yang sedikit terganggu membuat acara debat publik tidak berjalan seperti yang diinginkan.

“Sebelum debat publik tahap ke dua atau selanjutnya dlaksanakan, kami akan mengevaluasi dulu, baik itu lokasi debat publik maupun peralatan sistem sound audio. Karena bagi saya kurang memuaskan, masih ada gangguan teknis dalam pelaksana debat ini, sehingga sempat molor karena ada gangguan teknis,” ungkap Asmara Wijaya saat ditemui media massa di acara debat publik.

Sementara itu kekecewaan datang dari  salah satu undangan yang sempat meninggalkan acara debat. Wakil Rektor III Universitas Muhammadiah Bengkulu (UMB), Subli, saat memasuki ruang debat, dirinya diperlakukan seolah seperti tim kampanye salah satu pasangan calon. Dirinya diminta duduk satu deretan dengan rombongan tim pendukung pasangan calon tanpa adanya meja tamu undangan.

“Saat masuk kedalam ruangan, tempat duduk saya hanya kursi plastik dan tak ada meja. Jika memang tak memungkinkan, jangan diundang,” ujarnya.

Diharapkannya debat  yang kedua dan ketiga nanti jangan seperti ini lagi. Ambil contoh debat publik tingkat provinsi lalu.

Tak hanya itu, kekecewaan juga disampaikan undangan yang berada di luar. Lantaran layar proyektor yang sering mati dan membuat para penonton tak bisa menikmati debat sepenuhnya. (121)