Logo

Dari Hobi jadi Bisnis: Cerita Wahyu Koleksi Action Figure hingga Raih Cuan

Pengusaha Action Figure. Foto, Cindy/BN

Pengusaha Action Figure. Foto, Cindy/BN

Hai guys pasti sudah tidak asing lagi ya dengan yang namanya Action Figure. Action Figure atau Figur karakter adalah figur berukuran kecil yang digunakan sebagai mainan atau barang koleksi.

Figur karakter umumnya dirancang dalam pose tertentu dan biasanya terbuat dari bahan plastik atau material lainnya. Karakternya sering diambil berdasarkan film, komik, permainan video atau acara televis yang populer.

Wahyu Kurniawan (23) dan sekaligus Ketua Bengkulu Toys Community adalah seorang penggemar Action Figure sejak umur 7 tahun loh, karakter yang dibelinya ini pertama kali seharga Rp20 ribuan saja.

Setelah duduk di bangku SMP dan menginjak umur 13 tahun, Ia memikirkan cara agar hobinya ini dapat menghasilan uang. Dengan berbekal modal Rp750 ribu Wahyu memulai langkahnya dalam membuka usaha Action Figure.

“Waktu itu sellernya tangan ke tiga, jadi harganya kurang bersaing. Sekarang sudah dapat dari tangan pertama,” kata Wahyu saat berbincang dengan Bengkulunews.co.id Minggu (02/09/22) siang.

Karakter yang dijualnya bermacam-macam loh, dari karakter anime Naruto, One Piece, Dragonball, Boruto dan masih banyak lagi. Tidak hanya menjual figur karakter saja, anda akan dapat menemukan aksesori gantungan kunci, poster dan mainan Gundam.

Harga Action Figure yang dijualnya beraneka ragam ya, mulai dari Rp5 ribu hingga puluhan juta rupiah loh. Waw luar biasa ya. Kualitasnya juga tidak main-main, Wahyu menyediakan karakter dengan kualitas biasa hingga original.

“Kebanyakan karakter yang kami bawa ke BIM ini versi biasa, kalau di toko itu yang ori. Kita langsung PO dari jepang dan harganya itu dari Rp250 ribu yang kecil-kecil. Untuk harga yang sampai puluhan juta itu dari bahan resin, neda bahan,beda kualitas. Lisensinya juga ada dari penerbitnya langsung,” tambahnya.

Anda dapat melihat langsung Action Figure yang dijualnya di Bencoolen Mall lantai dasar gedung baru di hari Sabtu sampai Minggu pukul 10 pagi hingga 10 malam. Juga Anda bisa melihat koleksi di tokonya yang terlatak di daerah Kebun Tebeng, dekat kuburan Tabut karabela dari pukul 10 pagi hingga pukul 10 malam.

Keuntungan yang didapat Wahyu juga lumayan loh, walau masih muda dirinya bisa menghasilkan uang hingga puluhan juta perbulannya.

“Kalau di BIM untungnya sehari bisa tiga sampai empat juta, kalau di toko dan juga dari online kita jualan perbuln itu dapat puluhan juta,” tuturnya.

Untuk di BIM sendiri Ia bisa menjual sebanyak 700 pcs karakter, bahkan sehari Ia harus bolak balik untuk mengambil stok di toko karena dagangannya ini sudah habis terjual.

Walaupun begitu dirinya juga mengalami suka duka dalam usahanya ini ya viewers, selain dulu Action Figure jarang diminati oleh masyarakat Bengkulu ia juga mengalami kerugian akbiat karakter yang dipesan rusak atau patah. Tetapi itu tidak membuatnya patah semangat, Wahyu masih terus berusaha dalam mengembangkn usahanya ini.

Sekarang Action Figure yang dijualnya ini sudah banyak diminati dari anak kecil usia 6 tahun hingga bapak-bapak. Ia berharap kedepannya Action Figure dapat dikenal di seluruh kalangan, terkhusus masyarakat Kota Bengkulu.

“Ya harapanya lebih banyak orang-orang Bengkulu yang tau, mengenai Action Figure ini sendiri,” demikian Wahyu.