
Bengkulu – Di tengah merebaknya penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19), Walikota Bengkulu Helmi Hasan meminta seluruh Camat aktif mengedukasi warganya.
Dia menginginkan masyarakat Bengkulu tetap tenang dalam menghadapi situasi saat ini dan tidak terpapar virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Cina ini.
“Camat dan Lurah garda terdepan melayani langsung masyarakat. Kita harus merasakan apa yang dirasakan masyarakat dampak dari virus covid-19 ini,” ujar Walikota Helmi, Jumat (3/4/20).
Meskipun Pemerintah Kota Bengkulu telah melakukan berbagai kebijakan yang berpihak pada warga terdampak Covid–19.
“Kita telah mengeluarkan surat edaran untuk perbankan maupun non-perbankan agar dapat menunda pembayaran kredit. Agar masyarakat yang berbisnis tetap bisa menjalankan bisnisnya dengan berbagai keringanan yang ada. Caranya yang bersangkutan membuat surat permohonan kepada perbankan dan non perbankan,” ujar Helmi.
Helmi mencontohkan, seorang warga berwirausaha sebagai pangkas rambut yang modalnya didapat dari pinjaman Bank dan setiap bulanya harus membayar angsuran. Tentunya, kata Helmi, dampak dari virus covid-19, ini penghasilannya berkurang.
“Karena itu, kita minta kepada camat untuk edukasi warganya membuat surat permohonan keringanan kredit kepada perbankan atau non-perbankan dimana tempat warga tersebut meminjam,” pungkas Helmi.
Disamping itu, Walikota juga meminta camat dan Lurah mengedukasi warganya tentang mengantisipasi penyebaran virus covid-19.
Meskipun, Pemerintah Kota telah melakukan berbagai upaya seperti penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum, rumah ibadah dan tempat lainnya.
“Kita memang sudah melakukan penyemprotan disinfektan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kota Bengkulu diberbagai tempat, tapi itu belum cukup. Masih banyak masyarakat yang masih cemas yang belum mendapat penyemprotan disinfektan,” tuturnya.
Helmi meminta seluruh camat untuk mengkonsplidasikan ke masyarakat agar bergerak bersama-sama melakukan penyemprotan. Sebab, ini merupakan tanggung jawab bersama.
Camat juga diminta untuk tetap mengingatkan warganya untuk tidak menyepelekan virus covid-19. Masyarakat diberikan edukasi menjalani pola hidup sehat, mencuci tangan sebelum dan setelah beraktifitas, menjauhi sementara keramaian dan kontak fisik dengan banyak orang.
“Camat harus aktif dan terus memantau perkembangan warganya,” pinta Helmi.(Adv)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!