Logo

BPJS Ketenagakerjaan Berharap Dapat Ikut Serta Menekan Angka Kemiskinan

Sinergitas BPJS dengan Kejaksaan Tinggi

bengkulunews.co.id – “Kita berharap dengan keikutsertaan tenaga kerja pada BJPS ketenagakerjaan, dapat mengurangi beban pemerintah menekan angka kemiskinan,” ujar Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Provinsi Bengkulu Yosep Aris Daryanto, usai melaksanakan acara sinergi BPJS Ketenagakerjaan dengan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, di salah satu Hotel Kota Bengkulu, Selasa (6/12).

BPJS Ketenagakerjaan ini, menurutnya, dapat membantu Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam program mengentaskan kemiskinan yang hingga kini masih tinggi .

“Upaya Gubernur Bengkulu untuk menekan angka kemiskinan di Bengkulu, selaras denga harapan yang dilakukan oleh pihak kami ini,” tambahnya.

Yosep juga menyampaikan, saat ini, ada 1.703 perusahaan yang sudah mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan untuk tenaga kerjanya sendiri, telah terdaftar sebanyak 57 ribu orang, angka tersebut masih jauh dari angkatan kerja yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Baru sekitar 13% lah, masih jauh, karena mungkin belum membumi BPJS ini,” ucapnya,

Belum maksimalnya angkatan kerja yang telah terdaftar, tambah Yosep, salah satu faktornya karena pemerintah saat ini lebih memfokuskan pada BPJS Kesehatan.

Untuk itulah, pihaknya akan melakukan sosilasisai secara massif, dengan berbagai media yang ada dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta stockholder terkait.

“Kami akan lakukan MOU dengan berbagai perusaahaan terkait BPJS ketenaga kerjaan ini,” lanjutnya.

Sedangkan untuk sanksi terhadap perusahan yang membandel, Yosep berharap, hal tersebut tidak sampai terjadi, karena misi yang mereka emban pada dasarnya dengan cara persuasif.

“Kalau ada perusahaan tersebut tidak menjalani aturannya, maka akan bersentuhan dengan hukum, kalau bisa, ini tidak terjadi,” sebutnya..

Selain itu, yosep berharap, bagaimana Bengkulu ini tetap eksis, bahwa program Gubernur Bengkulu untuk pembangunan dapat terus di lanjutkan, dengan anggaran yang tersedia, tanpa dibebani oleh permasalahan ketenagakerjaan yang ada. (pul)