Berita Nasional dan Lokal #KitoNian

BASARNAS Bengkulu Laksanakan Siaga Khusus Jelang Lebaran 1444 Hijriah

BENGKULU – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Bengkulu mulai melaksanakan siaga khusus jelang lebaran 1444 Hijriah.

Kepala Kantor SAR Bengkulu, M. Arafah S.H mengatakan dalam sambutannya kegiatan siaga khusus ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan keselamatan kepada masyarakat dan harus melaksanakannya dengan rasa tanggung jawab.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya kondisi kedaruratan selama masa angkutan lebaran, kita akan melaksanakan siaga SAR Khusus dengan menempatkan personal dan alut di lokasi strategi yang rawan kecelakaan dan bencana, bersinergi dengan Kementerian atau lembaga terkait,” kata Arafah dalam sambutan kegiatan siaga khusus Kamis (13/04/23) siang.

Ia juga menegaskan dalam kegiatan ini basarnas agar dapat menempatkan kapal atau alut air pada lokasi-lokasi strategis di Pelabuhan penyeberangan. Serta menjalin kerjasama dengan otoritas Pelabuhan, juga aktif mensosialisasi dan memonitoring keselamatan penumpang kapal.

“Kemudian mewaspadai titik-titiksimpul kemacetan khususnya di ruas jalan tol, melaksanakan patrol serta pemantauan di lokasi pariwisata,” tegasnya.

Adapun sebanyak 62 orang personal akan diturunkan dalam pelaksanaan siaga tesebut dan penempatan enam posko, yakni Pantai Panjang, Bandara Fatmawati Soekarno, Pelabuhan Pulau Baai, Mukomuko, Bengkulu Selatan serta Enggano.

Basarnas Bengkulu juga telah menyiapkan Alut dan Peralatan untuk pelaksanaan siaga SAR Khusus, seperti KN213, Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 dan 02, Mobil Rescure Carrier, Mobil Rescure Compartement Truck Personil, Motor Trail dan peralatan lainnya.

Terakhir Arafah meminta agar personal terus mengupdate informasi cuaca dan memeriksa kesiapan peralatan.

“Terus update informasi cuaca, pastikan kesiapan alut maupun alat peralatan dan yang terakhir tetap jaga profesionalisme dan sinergitas yang baik dengan seluruh potensi SAR,” demikian Arafah.

Baca Juga
Tinggalkan komen