Waspada Bahaya Pod, Rokok Elektrik yang Lagi Trend

Penulis : Cindy

Ilustrasi. BN

Pod merupakan generasi terbaru rokok elektrik yang menyediakan lebih banyak nikotin dengan tenaga lebih sedikit ketimbang jenis-jenis rokok elektrik lainnya.

Pod dianggap sebagai pengganti rokok yang lebih sehat, sehingga banyak orang yang tertarik untuk mulai menggunakannya.

Penggunanyapun banyak dari remaja hingga dewasa yang mencoba jenis rokok elektrik tersebut, lalu bagaimana dengan dampak bagi kesehatan tubuh?

Asap pada Pod memang tidak setajam rokok bakar, begitupun dengan aromanya. Namun dapat berbahaya untuk Kesehatan bahkan mengancam nyawa. Apa saja efek samping dari penggunaan Pod pada tubuh?

1. Meningkatkan risiko gangguan paru

Belum ada penelitian lebih lanjut mengenai dampak dari penggunaan Pod terhadap paru-paru, namun dengan banyaknya laporan pengguna Pod yang mengalami penyakit tersebut terus bertambah.

Health Harvard, Center of Disease Control (CDC) Amerika Serikat sendiri melaporkan adanya peningkatan gangguan paru pada pengguna rokok elektrik seperti pod. Terkhususnya pada perokok yang berusia remaja dan dewasa muda.

Peneliti menyimpulkan bahwa gangguan paru-paru akibat Pod disebabkan oleh alergi maupun iritasi kimia yang digunakan, juga bisa karena reaksi imun tubuh terhadap berbagai uap bahan kimia saat menghisap Pod.

2. Meningkatkan risiko gangguan jantung

Cairan aerosol yang terdapat pada rokok elektrik mengandung partikulat, agen oksidasi, aldehida dan nikotin, hal tersebut telah dibuktikan lewat penelitian ditahun 2019. Jika bahan tersebut dihisap maka dapat menyebabkan gangguan jantung dan sistem peredaran darah.

Sebagian pengguna Pod menunjukkan adanya peningkatan detak jantung, selain itu dapat menyebebabkan tekanan darah tinggi yang berdampak pada gangguan jantung dalam jangka panjang.

3. Mengganggu kesehatan mulut dan gigi

Selain Kesehatan jantung dan paru-paru, liquid Pod juga dapat mempengaruhi Kesehatan gigi dan mulut. Permukaan gigi bagi pengguna Pod akan lebih rawan dengan tumbuhnya bakteri, hingga bisa menyebabkan peradangan gusi sekaligus memicu terjadinya iritasi pada mulut dan tenggorokan.

4. Merusak kesehatan sel

Penggunaan Pod bisa merusak sel seperti Disfungsi sel, Stres Oksidatif, Kerusakan pada DNA bahkan mengganggu perkembangan otak hingga kanker.

5. Dapat Memicu Gangguan Otak

Kandungan nikotin dalam Pod dapat menganggu kinerja otak, terutama pada anak usia remaja. Pada remaja bagian otak yang berfungsi untuk mengatur pembuatan keputusan dan mengontrol impuls belum terbentuk sempurna. Sehingga sangat rentan untuk rusak, hal tersebut membuat remaja akan mengalami gangguan suasana hati maupun saat belajar.

Sebenarnya masih banyak dampak dari penggunaan Pod yang dapat menyebabkan kematian. Pengguna diminta untuk mengurangi pemakaian Pod yang berlebih dan memeriksakan Kesehatan secara rutin.

Baca Juga
Tinggalkan komen