Wali Kota Bengkulu Sambet Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi

Foto Ist

JAKARTA, bengkulunews.co.id – Wali kota Bengkulu, Helmi Hasan menerima Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi 2017 dari Ombudsman RI.

Penghargaan ini diberikan atas capaian kinerja pelayanan publik di Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, dalam pemenuhan komponen standar pelayanan publik sesuai Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Pada kesempatan itu, Komisioner Ombudsman RI, Adrianus Meliala, langsung menyerahkan langsung kepada wali kota Bengkulu, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2017).

”Pemerintah Kota Bengkulu untuk Tahun 2017 mendapatkan penghargaan predikat kepatuhan tinggi (Zona Hijau). Kenaikan nilai yang dicapai Pemkot Bengkulu merupakan peningkatan terbaik pada kategori kota se-Indonesia,” kata Helmi, dalam rilis yang diterima bengkulunews.co.id.

”Ini merupakan prestasi pelayanan publik dengan angka kenaikan terbesar dari zona merah ke zona hijau,” sambung Helmi.

Penghargaan ini, kata Helmi, dapat diraih atas kerjasama banyak OPD di Kota Bengkulu, termasuk masyarakat sebagai penerima layanan publik.

”Kita akan terus coba mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini. Terimakasih untuk semuanya yang telah terlibat,” sampai Helmi.

Foto Ist

Sementara itu, Asisten Ombudsman RI Perwakilan Bengkulu Irsan Hidayat mengungkapkan, survey kepatuhan untuk Provinsi Bengkulu telah dilakukan sejak tahun 2015. Pada tahun itu, semua pemerintah kabupaten, kota, termasuk Pemprov Bengkulu masuk dalam zona merah.

”Kami apresiasi kegigihan dan komitmen Bapak Walikota beserta jajarannya. Tahun 2017, diakhir masa jabatannya ini berhasil meraih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tertinggi (Zona Hijau) dari Ombudsman RI,” ujar Irsan.

Dalam survey kepatuhan ini, terdapat 75 produk layanan yang disurvei Ombudsman. Ke 75 produk layanan tersebut tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

”Tahun 2016, Pemkot Bengkulu masih dalam zona merah. Tahun 2017 ini melesat ke zona hijau. Ini sangat luar biasa,” ujar Irsan.

Baca Juga
Tinggalkan komen