Logo

UN Tak Jadi Penentu Kelulusan

Bengkulunews.co.id – Ujian Nasional (UN) tak lagi jadi momok menakutkan bagi pelajar. Dikarenakan kelulusan siswa ditentukan melalui UN dan juga ujian sekolah, dengan perbandingan 50:50.

Sehingga UN 2016 bukan penentu kelulusan siswa tahun ajaran 2015-2016 nantinya. Hal ini tercantum dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2014 tentang Ujian Nasional.

Anies Baswedan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengatakan, bahwa UN tak akan menjadi prioritas kelulusan siswa sekolah.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengevaluasi Kurikulum 2013 dan KTSP terlebih dahulu. Ditegaskannya, pemerintah tidak akan menghapus UN.

Meski demikian, hasil UN 2016 tidak menjadi tolak ukur kelulusan siswa tingkat SD, SMP dan SMA. UN 2016 hanya dijadikan sebagai pemetaan pemerataan kualitas pendidikan nasional.

Mendikbud menjelaskan, UN tetap diperlukan untuk mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan. “Kami fokuskan dulu bahwa UN itu sebagai alat ukur pendidikan. Apakah pendidikan itu sudah merata atau belum,” katanya.

Kelulusan bakal diserahkan kepada sekolah masing-masing. Dengan demikian, nilai rapor dan perilaku siswa sehari-hari bisa menolong kelulusan siswa yang nilainya jeblok.

Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik. (126)